//
archives

Archive for

Halaman Baru “Pas-Bur-Ken”


Sy membuka Halaman PASAR BURUNG KENARI kepada teman-teman penghobby burung kicauan khsusnya kenari agar lebih memudahkan dalam menjual dan membeli burung kenari, burung masteran kenari serta menemukan kelengkapan-kelengkapan lainnya. Yg lebih utama adalah Halaman PASAR BURUNG KENARI ini sekiranya lebih diharapkan dapat mendekatkan dan mempererat hubungan silahturahmi kita sesama penghobby burung kicauan khususnya burung kenari.

Silahkan beriklan, menjual burung kenari, mencari atau membeli burung kenari, bisa pula full barter, trade in atau tukar tambah dan lainnya yg berkenaan dengan hobby burung kenari.

Perlu diperhatikan dan diingat, Halaman PASAR BURUNG KENARI ini hanya sebagai media untuk jual-beli burung kenari dan kelengkapan-kelengkapan lainnya. PONDOK KENARI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS KEBENARAN MATERI IKLAN BURUNG KENARI YG DIJUAL ATAU YG DIIKLANKAN DI HALAMAN PASAR BURUNG KENARI ini. Silakan kedua belah pihak penjual dan pembeli berhubungan secara langsung serta segala hal apapun berkaitan dengan transaksi jual-beli ini adalah sepenuhnya tanggung jawab ada pada masing-masing pihak penjual dan pembeli.

Aturan pemasangan iklan

1. Pihak penjual WAJIB menyebutkan dengan jelas kondisi atau materi burung kenari, aksesoris dan kelengkapan burung lainnya yang akan dijual.

2. Jika ada ada transaksi burung kenari,dll yg terjual maka pihak penjual wajib segera meng-update atau wajib menginformasikan ke Halaman PASAR BURUNG KENARI. Jika hal ini tidak dilakukan lalu ada pihak pembeli yang tidak puas kerana ada sesuatu yg tidak sesuai, maka demikian pihak penjual atau pengiklan akan larang beriklan di pasar burung kenari.

3. Aturan pemasangan iklan ini dapat berubah setiap saat tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

4. Halaman Pasar Burung kenari ini lebih ditujukan kepada sesama PENGHOBBY burung kenari.

5. Pemasangan iklan jual-beli burung ini FREE alias GRATIS, dan PONDOK KENARI  tidak mengenakan Fee Rp. 1,- pun.

SEKALI LAGI, mengenai kebenaran materi iklan yg dipasang dihalaman PASAR BURUNG KENARI adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pengiklan, sehingga WAJIB BENAR-BENAR TELITI SEBELUM MEMBELI.

TIPS MEMBELI BURUNG ON LINE

1. Pastikan setelah menemukan atau tertarik dengan salah satu iklan yg ditawarkan, sebaiknya pembeli wajib melihat langsung kondisi burung kenari yg diiklankan dengan membuat janji kepada pihak penjual. sehingga terhindar dari hal-hal yg tidak diinginkan.

2. Jika pihak penjual dan pembeli berada di lain kota, sebaiknya ada teman yg bisa memberikan rekomendasi untuk membantu atau menjamin sehingga transaksi bisa berjalan baik. jika tidak yakin dan ragu – ragu sebaiknya tidak melakukan transaksi.

3. Jangan 100% percaya dengan kondisi burung melalui gambar, video, dll. ini akan menghindarkan dari hal-hal yg tidak diinginkan. jika lokasi pemantauan masih terjangkau, pantau langsung adalah kunci. jika tidak terjangkau mungkin berbeda kota pastikan ada bantuan teman yg bisa dipercaya kejujuran dan keikhlasannya untuk membantu untuk melakukan pemantauan.

4. Jika melakukan transaksi jarak jauh sebaiknya teliti dengan segala sesuatu yg berkaitan dengan rekening bank untuk transaksi, pastikan kejelasan pemilik dan alamatnya.

5. TELITILAH SEBELUM MEMBELI…….!!!!!

Terima kasih.
Salam Kenari….

Tetap Semangat !!!


Hari itu hari minggu, seperti biasa setiap pagi yg sy lakukan pasti langsung melihat kandang ternak sy. membersihkan kandang, mengganti pakan dan minum, dan memandikan beberapa ekor kenari yg khusus hanya untuk gacor-gacoran saja…itulah kegiatan harian sy diwaktu pagi, makan waktu memang, yaa begitulah…tapi sy sangat menikmati aktifitas rutin ini setiap hari dengan benar-benar enjoy sekali, karena memang ini hal yang harus sy lakoni setelah memutuskan untuk beternak kenari, nah…kebetulan pula hari itu adalah minggu maka waktu yg tepat untuk berlama-lama dikandang ternak. kurang lebih 2 jam’an lah untuk membereskan tugas harian ini.

Untuk periode bulan April ini, hampir semua indukan kenari betina sy semuanya lagi dalam kondisi mengeram, sy sebenarnya sich senang sekali dengan kondisi ini namun jumlah telur dari masing-masing indukan yg mengeram itu yg membuat sy sedikit kurang puas, karena kebanyakan hanya bertelur paling banyak 2 sampai 3 butir, menurun dari bulan lalu dimana satu indukan betina mampu bertelur paling sedikit 4 butir dengan tingkat tetas 80-90%. namun sy menyadari kondisi ini tidak lepas dari beberapa kondisi yg kurang mendukung beberapa waktu belakangan ini, seperti faktor cuaca yg tak menentu, terkadang hujan disertai angin kencang dan sering terjadi dimalam hari, apalagi posisi kandang ternak sy berada tidak didalam rumah, sehingga juga berpengaruh terhadap kondisi kenari-kenari ternak sy, belum lagi faktor lain-lainnya yg tidak bisa sy share satu-satu…durasi soalnya. hehehehe.

Namun apapun kondisinya sy tetap menyakini satu hal, bahwa inilah seninya beternak. sy tetap beroptimis saja, mudah-mudahan di periode april ini dengan kebanyakan indukan kenari sy yg hanya betelur rata-rata 2-3 butir itu semua bisa menetas, Amin.

Seperti yg sy sampaikan diatas hampir semua indukan kenari betina dikandang ternak sy dalam kondisi mengeram, tapi ada 3 ekor kenari betina yg dalam masa proses penjodohan akhir, 1 ekor galak luar biasa, yg 2 ekor sudah siapan, namun masih adaptasi dengan pejantan yg sedikit membutuhkan waktu yg lama, maklum karena ke 3 kenari betina ini semuanya belum pernah produksi alias masih orisinil…hehehe. dari ke 3 nya itu ada 1 kenari betina [F2] yg sudah sangat siap untuk berproduksi dan sudah merapih sarang, artinya tinggal tunggu pejantan. apalagi 4 hari yg lalu sudah bertelur 1 butir [ukuran telurnya sedikit lebih kecil] disarang yang sy tempatkan dikandangnya tanpa pejantan. setelah itu sejak 4 hari yg lalu itu pula sy satukan dengan pejantan [F1] sampai hari minggu tgl 24 april yg lalu.

Hari minggu waktu sy beberes pagi dikandang ternak semuanya terlihat ok, termasuk betina F2 yg sy ceritakan itu, ceritanya sy singkat, pada sore harinya, seperti biasanya kalo hari libur sy biasanya main kekandang ternak pagi dan sore dan kalau hari-hari nguli, kekandang ternaknya shubuh dan malam hari. seperti biasa dikandang ternak sy biasanya hanya duduk dikursi kecil menghadap kandang, yaa sambil menghabiskan beberapa batang rokoklah… , lama sy belum tersadar juga bahwa sy sebenarnya sekalian ingin mengecek kenari F2 yg sy ceritain itu, apakah baik-baik aja dengan sang pejantan, sudahkah pula bertelur? karena sudah 4 hari sy tidak lihat isi sarangnya.

Apa terjadi jauh dari pemikiran sy, Kenari betina itu sudah kaku, diam tak bergerak….MATI !!!, tersungkur didalam sarang dalam posisi miring. sy langsung menarik nafas panjang, benar-benar ada kekecewaan pada waktu itu. sy lalu coba untuk menduga-duga mengapa kenari betina itu mati? Berantem dengan pejantan? sy rasa tidak mungkin dan kecil sekali kemungkinannya, karena terlihat dari awal pasangan kenari terlihat akur, dan tidak ditemukan luka di kenari betina, dan tidak ada bulu-bulu yg jatuh berserakan tanda perkelahian. atau diserang penyakit? hal ini pun sy rasa kecil kemungkinannya, juga tidak mungkin, umumnya dari pengalaman sy selama ini, kenari yg terserang penyakit pasti diawali dengan terlihat kurang sehat, nyerukuk saja, diam dan tidak aktif dibeberapa hari sebelumnya. sedangkan kenari F2 itu dari 4 hari yg lalu sampai pagi minggu masih terlihat sehat dan aktif.

Lalu dugaan sy mengarah ke hal yg sudah jelas berpengaruh besar terhadap nyawa seekor kenari betina yaitu apakah kenari F2 sy itu mati karena sulit mengeluarkan telur? bukankah 4 hari yg lalu sudah mampu bertelur? apakah telur yg selanjutnya membuat kenari F2 itu kesulitan untuk mengeluarkannya? beberapa pengalaman teman-teman sy juga mengatakan sering kenari betina mati waktu bertelur untuk periode pertama kali, dah hal ini sering terjadi, terutama berlaku untuk kenari dara alias kenari muda.

Feeling sy tetap kuat untuk mengatakan kenari F2 itu mati karena kesulitan mengeluarkan telur, ini didukung fakta perut dan dubur terlihat besar seperti membengkak. tapi ya sudah kenari itu sudah mati, inilah seni beternak kenari, walau sy benar-benar sedikit kecewa dengan kejadian itu, karena sy menaruh harapan besar kepada kenari itu, body atau postur besar, dan jinak sekali tetapi semua sudah terjadi. apapun kejadiannya inilah yg disebut dengan seninya beternak, khususnya beternak kenari.

Good bye orange…

[Si orange semasa hidup….]

[Kondisinya 2 hari sebelum si orange mati]

Kunjungan Ke Farm


Perjalanan yang saya tempuh terasa sangatlah cepat dari pondok kelapa kediaman saya ke kawasan Harapan indah bekasi, mungkin hari ini tgl 22 april 2011 ini bertepatan pula dengan hari libur nasional, jadi jalanan boleh dibilang tidak seruwet hari kerja biasanya…andai setiap hari jalan-jalan di Jakarta selalu begini, pasti nyaman rasanya, hehehe. hari ini saya sempatkan bersilahturahmi untuk meluncur ke kawasan Harapan indah bekasi dengan maksud berkunjung ke tempat om Wawan, salah satu hobbies kicauan khususnya Kenari dan Love bird.

Kurang dari jam 8 pagi akhirnya saya sampai juga di farm milik om Wawan, dan saya langsung disambut dengan tarikan panjang kekekan suara lovebird dan ngerolan dari beberapa kenari koleksi beliau dan tentunya keramah tamahan si empunya farm. diteras rumahnya saya lihat banyak sekali sangkar burung kenari dan kandang lumayan besar untuk penangkaran love bird, itupun masih ada lagi beberapa burung kenari yg ditempatkan didalam rumah yang juga sempat ditunjukkan ke saya. kesimpulannya koleksi kenari om Wawan banyak dech…hehehehe. termasuk seekor ciblek, seekor prenjak atas,dan sepasang blackthroat yg sudah pasti dimaksudkan untuk isian kenari.

Belum lama celingak-celinguk memandangi koleksi beliau, Pandangan saya pertama langsung tertuju kesalah satu kenari Yokshire milik beliau, postur dan tampilannya sangatlah menawan, hmm…pejantan yg potensial. lalu pandangan saya tertuju ke beberapa indukan kenari betina milik om Wawan. dari materi indukan kenari betina yg om Wawan punya saya lihat semua memiliki body yg cukup besar dan menjanjikan untuk mencetak kenari-kenari bagus.

Om Wawan pun langsung bercerita banyak hal tentang farm miliknya, ternyata beliau memang memiliki riwayat breeding yg cukup panjang. beliau mengatakan jauh sebelum menangkar kenari dan lovebird, beliau pernah menangkar perkutut, derkuku, dan burung-burung lainnya. sehingga bisa disimpulkan menangkar burung adalah sudah menjadi bagian dari hidup beliau, dan hal ini sangat disupport penuh oleh sang isteri tercinta.

Namun ada cerita sedih juga dari cerita Om Wawan, bahwa belum lama ini ada 7 ekor anakan F1 satu beliau mati dengan berbagai sebab. namun semangat breeding beliau saya lihat sangat luar biasa tinggi, dari materi kenari yg beliau ada saat ini saja saya berpikir sudah sangat menjanjikan, namun beliau masih ada keinginan untuk mencari materi indukan yg baru lagi…tapi nanti kalo sudah dapat materi indukan baru, indukan yg lama over ke pondok kelapa yach om….hehehehe.

Dalam kesempatan silahturahmi ini tak lupa saya manfaatkan untuk bertanya banyak tentang ilmu menangkar lovebird dari om Wawan, dari semua koleksi lovebird om Wawan, 3 pasang indukan love bird saya lihat dalam kondisi on produksi alias sedang mengeram. big point yg saya dapat dari apa yg disampaikan dari pengalaman beliau dalam menangkar love bird yaitu untuk cepat mendapatkan hasil yg maksimal sebaiknya lovebird dibiarkan untuk bisa mencari pasangan sendiri misalnya dengan dilepas kekandang koloni dan tidak dipaksakan untuk berpasangan. kalo dipikir-pikir ada benarnya juga apa yg om Wawan sampaikan, karena banyak sekali dari teman-teman saya yang mencoba menangkar lovebird mereka sering menjumpai masalah klasik yaitu sulit berjodoh dan bila sudah mulai berjodohpun lama sekali untuk berproduksi.

Cerita Kunjungan saya ke farm milik om Wawan akhirnya saya tutup sampai disini, terima kasih untuk om Wawan untuk sambutan, keramahtamahan dan tentunya untuk share pengalamannya…eeeits hampir lupa thanks juga untuk secangkir teh manisnya. hehehehe.

Tetap semangat om, sukses selalu…

Beberapa penampakan koleksi Om Wawan…

Ekosistem Jomplang


Belakangan ini, kita semua disuguhi fenomena mengerikan berkaitan dengan serangan ulat bulu yg sudah mulai tak terkendali. penyebarannya pun semakin hari semakin menggila dan terus meluas. jika ini terus terjadi maka hal ini akan menjadi masalah besar tentunya, karena setiap orang tidak lagi merasa tenang dan nyaman dalam menjalani kesehariannya dan tentunya berdampak terhadap penyakit dan kesehatan manusia secara keseluruhan.

Sebenarnya apa yg terjadi? kenapa ulat-ulat bulu tersebut cepat sekali meluas? kita semua pastilah
mengetahuinya, penangkapan burung-burung kicauan yg dilakukan secara besar-besaran, perburuan telur semut rang-rang [kroto] yg juga tak lagi bisa distop. kita pun menyadari, bagi sebagian orang yg memang mengantungkan hidupnya disitu perburuan yg “gila-gilaan tersebut adalah nafkah. belum lagi harga burung- burung pengicau dan harga kroto yg terus melonjak dan juga ikut-ikutan menggila.

Saya ambil contoh saja, burung kecil sebangsa ciblek saja, burung yg awalnya tak berharga apa-apa, dan dulu pun kita masih sering mendengarkan nyanyian-nyanyian merdu burung ini terlebih diwaktu pagi hari. namun lihatlah hari ini, sangat sulit dijumpai dialam liar, burung yg terkenal dengan kicauan ngebrennya ini pun harganya tidak lagi bisa dianggap burung dengan harga receh, sehingga penangkapan jenis burung ini pun semakin tak bisa lagi dihentikan. kita pun tahu, di alam liar burung ini adalah pemakan utama serangga, termasuk jenis-jenis ulat. seperti yg saya sampaikan diatas ini hanya contoh yaitu burung ciblek, bagaimana dengan burung-burung lain yg juga pakan utamanya adalah jenis serangga dan ulat? jenisnya pun sangat banyak untuk disebutkan, lalu apa jadinya jika terus diburu?

Sangat bisa dibayangkan jika perburuan burung-burung pengicau ini tak lagi mampu dihentikan, dipastikan populasinya terus menurun drastis dan besar kemungkinan dari hari ke hari akan sulit ditemui lagi di alam bebas. sementara ulat dan serangga yg notabene adalah pakan utamanya melimpah karena tak ada lagi pemangsa, sehingga kejadian hari-hari ini dimana serangan ulat yg terus meluas adalah dampak dari ketidak seimbangan ekosistem yg penyebabnya terus menerus dilakukan tanpa henti.

Menyikapi fenomena ini, niat, pemikiran dan pengrealisasikan untuk pelestarian jenis-jenis burung dirasa sangat tepat sebagai langkah penyeimbang terhadap masalah yg terjadi. saat ini begitu banyak kita temui teman-teman kicau mania yg mencoba breeding berbagai jenis burung, hal ini sangatlah luarbiasa positif manfaat yg akan dirasakan dan didapat, seperti misalnya:

1. Menyelamatkan, melestarian burung dari perburuan burung secara besar-besaran di alam.
2. Dengan beternak kita akan banyak belajar memahami karakter burung.
3. Melatih kesabaran, keuletan dan akan lebih memiliki sifat penyayang.
4. Menambah pendapatan / penghasilan.

Ayo, teman-teman hobbies semua, kita mulai dari hari ini untuk menyusun rencana beternak burung kicauan, pengalaman saya pribadi, ada sesuatu yg berbeda yg saya rasakan setelah betenak kenari. untuk membeli burung kicauan dengan harga selangit saja mungkin banyak dari kita yg mampu beli, masa sich modal buat ternak saja sulit? he he he.

Baru-baru ini saya juga sempat bersilahturahmi dengan seorang teman peternak, beliau beternak burung cucak ijo dan ciblek di daerah cikarang. kandang ternaknya banyak sekali dengan awalnya hanya ada sepasang indukan, namun sekarang mampu memproduksi burung cucak ijo 3-5 ekor perbulannya. beliau jg memberikan tips dan masukan bahwa ternyata beliau cuma menekan satu hal, mulailah…dan lihat apa yg akan terjadi.

Saya pribadi juga sangat yakin dan optmis, banyak kok dari kita semua penghobbi kicauan yg sudah mulai melakukan breeding untuk jenis-jenis burung tertentu, dan malah dengan modal ‘gede-gedean’ lagi. semoga dengan kita beternak burung menjadi 1 solusi penyelamatan burung-burung dialam liar untuk tidak segera cepat hilang dan punah. sehingga ekosistem alam akan berjalan seimbang dan tak ada lagi ada cerita serangan ulat dan lainnya…dan kelak yang ada hanyalah alam lestari yg dipenuhi kicauan merdu tiada henti….semoga.

London Fancy Canary


London Fancy Canary disebutkan telah punah, dan burung kenari ini susah ditelusuri asalnya. Burung ini benar-benar sangat cantik. Bulunya berwarna keemasan yang cemerlang dengan sayap dan ekornya berwarna hitam, yang menaggalkan kontras yang sangat mengesankan. London Fancy Canary tergolong jenis kenari Inggris yang sudah tua sekali, dan aslinya memiliki bintik-bintik hitam.

Web:omkicau

Cinnamon Canary


Burung Cinnamon dewasa ini mempunyai kesamaan dengan kenari Norwich dan tergolong burung yang menarik. Burung ini mempunyai kelompok bulu yang tebal dan mempunyai bentuk yang serba “bulat”. Dengan dada bidang, punggung pendek lebar, sayap pendek dan ekor pendek, serta paruh juga pendek. Banyak dari burung Cinnamon ini yang memiliki warna hijau yang menanik. Kenari Cinnamon jarang yang berwarna putih. Panjangnya antara 15—16 cm.

Web:omkicau

Lancashire Canary


Kenari ini adalah jenis kenari yang terbesar di Inggris. Jenis ini sekarang sudah jarang ditemukan dalam bentuk aslinya. Burung ini lebih banyak disilangkan dengan jenis lain untuk mendapatkan badan yang besar. Jenis ini ada yang memiliki mahkota atau jambul yang di sebut lancashire coppy, dan ada pula yang kepalanya polos dan disebut lancashire plain head.

Web:omkicau

Scotch Fancy Canary


Scotch Fancy Canary

Di kalangan penggemar burung di inggris, burung ini di kenal dengan sebutan Bird O Circle, karena formasi dan kepala sampai ke ujung ekor pada waktu dipertandingkan berbentuk setengah lingkaran. Dalam pertandingan ada posisi, gerak, atau bunyi yang harus dipertontonkan oleh burung kenari. Keadaan yang tidak umum ini ditemukan Secara menonjol di wilayah Skotlandia dan Inggris Utara, Sedang di wilayah selatan burung ini tidak populer. Burung Scotch harus memiliki kepala kecil, lebih bulat sedikit dan kepala burung kenari belgia. Lehernya ramping dan pan jang, bahunya terisi penuh namun sempit dan bulat, sayap nya panjang dan menempel kuat ke badan, dan kaki yang panjang kuat terpentang dengan baik.

Web:omkicau

Yorkshire Canary


Kenari Yorkshire dikembangkan sebagai “type canary” dan merupakan hasil persilangan burung kenari lancashire dan burung kenari belgia. Bentuk Yorkshire terkadang digambarkan seperti wortel yang terbalik. Burung ini selalu berdiri tegak, dengan kaki panjang. Burung yang oleh orang Eropa sering disebut “The Guardsman” atau “Gentleman of the Fancy” ini memiliki panjang kira-kira 16 cm.

Web:omkicau

Waterslager Canary


Popularitas kenari Waterslager sudah merebak sejak sepanjang sejarah dan terus berkembang dengan sifat seperti yang diharapkan sejak burung ini “dicipta”. Burung ini terkenal dengan lagunya yang menyerupai riak dan tetes air, denting bel dan siulan seruling. Meskipun suaranya tidak sekeras beberapa jenis kenari lain, Waterslager mampu menyuarakan lagu lembut (ke arah medium), dan lagunya nyaris menenggelamkan popularitas lagu semua jenis kenari nyanyian atau “song canary”.

Pada dasarnya Waterslager dikembangkan dan dipelihara untuk mendapatkan anak atau keturunan yang juga memiliki keseimbangan antara kualitas suara dan lagu khas Waterslager. Beberapa burung lain yang dikembangkan sebagai “song canary” adalah kenari Roller, American Singer, Rusian Singer, dan Spanish Timbrado.

Web:omkicau

Stafford Canary


Kenari Stafford Canary memiliki sejarah pengembangan yang unik. Standar dari pengembangan kenari Stafford sudah ditentukan sebelum burung ini mulai dicoba-ternak.Alkisah, pada tahun tahun 1970-an, ada sebuah kelompok penangkar kenari yang saat itu mengembangkan kenari warna yang ada di daratan Eropa. Kelompok yang bernama Deutche Koife ini tertarik untuk menciptakan varietas “type canary” warna (terutama red dan rose) tetapi juga berjambul. Akhirnya mereka menentukan sendiri standar untuk burung yang disebut Stafford Canary, yakni persilangan antara Gloster dan kenari Red Factor.

Stafford Canary kemudian muncul dengan branding tersendiri, ada yang berjambul dan ada pula yang polos tetapi berwarna dasar merah dan rose. Stafford Canary yang tercipta kemudian memang indah dan sangat digemari para peternak kenari di Eropa.

Web:omkicau

Spanish Timbrado Canary


Spanish Timbrado Canary adalah varetas terbaru dari “song canary”, dikembangkan di Spanyol pada 1940-an dan 1950-an. Bentuk fisik burung ini menyerupai bentuk aseli burung kenari alam karena memang merupakan persilangan antara kenari liar dengan burung finch kicauan Spanyol. Kombinasi dari mereka menghasilkan burung yang memiliki nyanyian yang sangat unik. Nama burung ini, seperti halnya suaranya, mengingatkan kita pada ketukan castanyet Spanyol. Meskipun keras, suara burung ini tidak berisik atau memekakkan telinga.

Meski dikenal dengan lagunya yang bagus, burung ini bisa dinikmati pula pada tampilan fisiknya yang cantik. Mereka dikembangbiakkan dari indukan dengan berbagai variasi warna dan memiliki nyanyian yang kristal. Kenari Spanish Timbrado yang baik harus memiliki keseimbangan antara kualitas suara dan variasi lagu. Burung ini memiliki standar suara yang berbeda dengan “song canary” lainnya seperti kenari Roller, American Singer, Russian Singer, maupun Waterslager.

sumber: omkicau

Roller Canary


Kenari roller yang dikembangkan sebagai “song canary” karena keindahan suaranya ini juga disebut German Roller Canary atau Hartz Mountain Roller Canary. Roller Canary diternakkan secara besar-besaran di wilayah Pegunungan Hartz. Di pegunungan ini ada ratusa keluarga yang berkecimpung mengembangbiakkan kenari dan melatihnya.

Cara lama yang dipakai untuk melatih burung ini adalah dengan memasukkan burung ke dalam sangkar kecil dan membiarkan burung ini mendengarkan suara burung yang dikenal indah suaranya (yang telah menang pertandingan, misalnya). Tetapi dewasa ini orang menggunakan suara piringan hitam atau pita kaset sebagai pemaster.

Termasuk sebagai “song canary” sebagaimana halnya Roller adalah Waterslager Canary, Russian Singer Canary, American Singer Canary, dan Spanish Timbrado.

Web:omkicau

Red Factor Canary


Kenari ini kali pertama dikembangkan pada 1930-an oleh Dr Hans Duncker (Jerman) dengan menyilangkan siskin merah (jantan) dengan kenari kuning (betina). Beberapa orang mengatakan leluhur dari kenari kuning yang digunakan Hans adalah Roller Jerman, sementara yang lainnya menyakini sebagai kanari Border.

Red Factor Canary merupakan salah satu jenis kenari yang sangat populer. Burungnya sangatactif dan bergairah. Burung ini relatif mudah dipelihara namun perlu usaha yang lumayan keras untuk menernakkannya sehingga menghasilkan keturunan yang bagus.

Red Factor Canary termasuk “color canary” dan sebenarnya juga merupakan Color Bred Canary tetapi memiliki “red factor” sebagai bagian dari struktur genetiknya.

Web:omkicau

Parisian Frilled Canary


Burung kenari yang berjumbai ini juga dikenal sebagai kenari Paris. Parisian Frilled Canary adalah salah satu yang terbesar dari semua varietas frill yang dikenal saat ini. Parisian Frilled Canary adalah burung yang menggairahkan dan indah. Bulu ekor pada burung ini berjumbai, dan ada juga helm di kepalanya, ada sebuah tutup di dahi, mempunyai efek sideburn di pipi, dan juga ada bulu kerahnya.

Sebagai “type canar”, Parisian Frilled Canary diternakkan untuk mencapai penampilan fisik burung, bukan pada suara atau warna. Meskipun demikian, Parisian Frilled Canary merupakan penyanyi yang baik, mirip dengan kenari lain pada umumnya.

Ada banyak varietas yang berbeda dari burung kenari berjumbai ini. Misalnya French Frill, Fiorina Frill, Colored (Milanese) Frill, Gibber Italicus, Giboso Espanol, Japanese Frill, Northern Dutch Frill, Southern Dutch Frill, Munich Frill, Scotch Fancy Frill, Swiss Frill, Roebekian Frill, Hunchback Frill, Brazilian Frill, dan bahkan varietas crested seperti Padovan Frill dan Florin Frill.

Web:omkicau

Norwich Canary


Dikembangkan sebagai “type canary”, burung ini mempunyai sejarah sendiri. Penenun-penenun bangsa Flam yang memelihara burung ini pernah melarikan diri ke Inggris, untuk menghindani pembantaian bangsa Spanyol. Mereka tinggal di wilayah Norwich di Norflok (Inggris). Mereka inilah yang menjaga kelestanian burung ini. Burung kenari norwich dewasa ini merupakan burung kenari yang menanik.

Burung ini mempunyai kelompok bulu yang tebal dan mempunyai bentuk yang serba “bulat”. Dengan dada bidang, punggung pendek lebar, sayap pendek dan ekor pendek, serta paruh juga pendek. Banyak dan burung ini yang memiliki warna hijau yang menanik. Burung ini jarang yang berwarna putih. Panjangnya antara 15—16 cm.

Web:omkicau