//
archives

Archive for

Tips Membeli Kenari Bahan


Artikel kali ini akan memandu para pemula dalam memiliki kenari bakalan yang memiliki prospek bagus. serta bagaimana membedakan kenari jantan dan betina, meski Anda memilihnya dari kandang ombyokan.

Tips memilih kenari bahan

Garis paruh yang sejajar dengan lingkar tengah mata menandakan burung jantan. Jika mata berada di atas garis paruh berarti betina.

  • Kalau Anda ingin kenari yang lebih cepat berbunyi, sebaiknya pilihlah kenari yang berwarna campuran atau bond, karena kenari tersebut lebih cepat berbunyi ketimbang kenari berwarna polos seperti kuning atau putih.
  • Pilihlah kenari yang sehat dan lincah, apalagi yang terlihat sering bersuara di dalam kandang ombyokan tersebut.
  • Pilih kenari yang memiliki paruh tebal.
  • Perhatikan apakah kenari memiliki cacat fisik, baik di kaki, sayap, mata , badan, dan kuku jarinya.
  • Perhatikan apakah ada kenari yang sangat agresif, atau jika ada yang mendekati langsung dipatuk atau langsung berbunyi. Kenari tersebut memiliki mental yang bagus.
  • Kenari ombyokan biasanya berusia di bawah 3-5 bulan. Jadi salah satu tips bagaimana memilih kenari jantan dengan melihat kesejajaran antara garis paruh dengan lingkar matanya. Jika sejajar, kemungkinan besar kenari tersebut jantan.
  • Pilihlah kenari yang berleher besar dan agak gembung atau menggelembung sewaktu berbunyi, karena dari situ kita bisa menilai bahw kenari tersebut akan mampu berkicau dengan suara yang panjang.

Breeding

Membedakan kenari jantan dan betina saat masih piyik

Membedakan kenari jantan dan betina sangat mudah dilakukan pada saat burung masih berusia piyik atau masih muda, ketika bulu-bulu jarum baru tumbuh. Tekan saja sarangnya dengan jari, maka akan ketahuan mana burung betina dan mana burung jantan.

  • Burung betina akan diam saja di tempat, atau hanya sekadar melihat kita.
  • Burung jantan akan mengangkat pantat atau ekornya ke udara, dan menurunkan kepalanya.

Itulah cara yang 100% akurat dan sangat mudah, karena burung yang menundukan kepala sewaktu sarang ditekan adalam burung jantan.

Membedakan jantan dan betina pada kenari dewasa

Secara umum, kenari jantan akan berkicau, sedangkan kenari betina tidak berkicau dan hanya memanggil-manggil saja. Tetapi terkadang sulit membedakan kenari jantan dan betina jika umurnya makin bertambah tua, atau siap berkembang biak, kalau hanya mendengarkan suaranya saja. Sebab burung betina juga bisa memiliki kemampuan berkicau seperti burung jantan, meskipun dengan variasi dan jarak yang pendek atau sering terputus di tengah.

Cara yang paling ampuh adalah melihat bagian kloaka (vent) dari burung tersebut. Kloaka kenari betina berbentuk bulat-bengkak dan memerah, yang menadakan burung dalam kondisi siap bereproduksi. Kloaka burung jantan terlihat menonjol dan memerah, yang menandakan burung siap kawin.

Klub burung

Iklan

Perkembangan Embrio Telur Kenari


 Telur KenariTELUR KENARI

Dalam breeding kenari (atau burung berkicau lainnya)kita semua punya masalah dengan telur yang belum menetas dengan sejumlah alasan, saat surfing internet saya menemukan artikel berikut di situs unggas domestik, mungkin dapat menjelaskan beberapa hal kepada kita semua.

Sebuah telur burung adalah cara alami untuk mereproduksi spesies dan mengandung semua nutrisi penting bagi kehidupan. Semua nutrisi yang dibutuhkan dikemas ke dalam kuning telur dan albumin (putih telur)dan tertutup oleh sebuah cangkang. Sebuah telur yang subur (fertil) harus berisi sejumlah air, protein, karbohidrat, mineral, vitamin dan lemak yang dibutuhkan, karena kekurangan apapun akan mengurangi kemampuan embrio untuk tumbuh, menetas dan bertahan hidup.

Meningkatnya tingkat karbon dioksida di dalam telur akhirnya memicu kejang pada otot leher embrio, menyebabkan kepala anak burung untuk berkontraksi sampai paruhnya memecah membran ruang udara di ujung tumpul dari telur. Anak burung mengambil napas untuk pertama kalinya dan paru-parunya mulai berfungsi karena bernafas dengan udara yang ada dalam ruangan ini. Tingkat karbon dioksida tinggi juga menyebabkan otot-otot perut berkontraksi, menarik kantung yolk eksternal dalam rongga perut, di mana ia perlahan diserap. Seperti anak burung menghirup oksigen di ruang udara, tingkat karbon dioksida naik lagi, untuk sebanyak 10%, memicu kontraksi pada otot leher.

Selama terjadi kejang, pada ujung paruh anak burung mendorong kulit telur, membentuk ‘retakan’ dan menjadi lubang, yang memungkinkan oksigen segar untuk memasuki ruang udara. Sekarang, anak burung mulai berjuang untuk hidupnya. Kejang otot pada leher, punggung, dan perut, memaksa burung untuk meronta dan memutar posisinya dari lubang ‘retakan’ pertama. Kontraksi otot leher lagi dan lagi ‘retakan’ dibuat bersama yang pertama. Ini perforasi kecil, atau ‘retakan’ selalu dibuat dalam arah berlawanan arah jarum jam. Anak burung berputar posisinya, kejang otot terjadi, retakan lain dibuat lagi, dan seterusnya, sampai membentuk cincin perforasi girdle shell. Akhirnya, anak burung telah terkelupas cukup jauh dari shell untuk melonggarkan lingkaran retakan ini, dan mulai menendang dengan kakinya, dan anak burung menetas sempurna.

Dalam sebuah spesies kecil, seperti kenari, seluruh proses menyusup ke dalam ruang udara dan membentuk retakan pertama memakan waktu sekitar tiga jam. Interval dari retakan pertama sampai membentuk lingkaran retakan dan menendang bebas dari telur dapat mengambil waktu 30 menit, jika kondisi benar. Namun, sejumlah ‘kesalahan fatal’ dapat terjadi selama jam-jam terakhir dari pengembangan ayam dan penetasan, tiga hal yang mengakibatkan terjadinya ‘kematian embrio’ dijelaskan sebagai berikut:

1. Sering terjadi, jika telur lebih bulat dari oval, bahwa burung berakhir dengan pusat di ujung yang salah dari telur, jauh dari ruang udara. Ini adalah mematikan dalam banyak kasus karena burung tidak dapat menembus ruang udara untuk memperoleh napas pertama dan mati lemas.

2. Demikian pula, jika kepala burung itu menjadi terjebak di bawah sayap kiri, bukan sayap kanan, ini akan berakibat fatal pada hampir semua kasus. Anak burung secara genetik ‘terprogram’ untuk mengubah berlawanan arah jarum jam karena pips shell, tetapi jika kepala terkunci di bawah sayap kiri, tubuhnya mendapat di jalan dan ‘pipping’ atau peretakan kulit telur secara melingkar tidak dapat terjadi.

3. Akhirnya, jika kaki anak burung itu ditempatkan di atas kepalanya, ini juga akan mematikan, karena tidak akan mampu menendang bebas dari shell. Jadi, sekali lagi alam memberi kita sebuah ‘hadiah kecil’ dari burung kenari yang baru menetas.

Di dalam telur yang Luar biasa

Suhu adalah faktor yang paling penting untuk perkembangan embrio di dalam telur kenari. Jika suhu naik di atas atau di bawah kisaran inkubasi optimal, maka embrio diujung kehidupan. Percaya atau tidak, ini suhu optimal berada dalam rentang yang sangat sempit dari hanya setengah derajat, dari 99,5 °F – 100 °F (37,5 °C – 37,78 °C) untuk SEMUA jenis burung.

Suhu tubuh dari burung kenari dewasa adalah 107 °F, sedangkan burung kenari dalam keadaan mengerami dapat mencapai 110 °F, tetapi suhu di dalam telur tidak boleh melebihi 100 °F.

Burung mencapai ini dengan terus-menerus mengubah dan mengatur ulang posisi telur yang dieraminya. Permukaan telur mungkin lebih hangat dalam kontak langsung dengan tubuh burung, tapi hati-hati ia berbalik dan berputar telurnya sehingga bagian dalam telur tetap menjadi hampir konstan 100 °F. Dari telur dibuahi mulai berkembang bahkan sebelum telur meninggalkan batas-batas hangat dari tubuh ayam. Dalam waktu dua jam pembuahan, sel yang baru terbentuk, yang berisi setengah DNA dari setiap induk burung, membagi untuk membentuk dua sel. Sel-divisi terus sehingga pada saat telur diletakkan, bola sel terdiferensiasi menempel pada permukaan atas dari kuning telur, di mana ia akan segera menjadi embrio.

Ketika telur diletakkan dalam sarang, suhu internal turun di bawah 80 °F (26,7 °C), sel-divisi berhenti dan telur menjadi tidak aktif. (Hal ini mengapa sangat penting, sebab jika Anda mau menyimpan telur burung maka Anda harus menyimpannya dalam ruangan yang sejuk antara
50-65 °F).

Menyimpan telur burung pada suhu 80 °F atau di atas akan menyebabkan lambatnya pertumbuhan sel-sel yang menghasilkan embrio yang akhirnya dapat menyebabkan kematian sel-sel embrio. Dan sebaliknya pula jika telur burung disimpan pada suhu di bawah 40 °F (4,4 °C) juga akan membunuh sel-sel yang subur ini. Setelah burung kenari mulai mengerami telurnya, dan mereka mencapai suhu internal yang benar, sejumlah peristiwa terjadi dalam perubahan yang cepat. Urutan ini luar biasa!

Pada Hari Pertama:
Setelah 10 Jam – titik embrio kenari terlihat
Setelah 11 Jam – saluran pencernaan muncul
Setelah 12 jam – tulang punggung mulai mengembang
Setelah 13 Jam – kepala mulai terbentuk
Setelah 15 Jam – jantung dan mata mulai terbentuk
Setelah 21 Jam – pembentukan telinga dimulai

Hari Kedua
jantung mulai berdetak
kaki dan sayap mulai tumbuh
lidah dan hidung mulai terbentuk

Hari Ketiga
Pembentukan organ reproduksi dan diferensiasi seks

Hari Keempat
Paruhnya mulai terbentuk

Hari Kelima
Down dan bulu folikel mulai terbentuk

Hari Keenam
Paruh mulai mengeras

Hari Ketujuh
Pada titik setengah jalan sampai menetas! Semua di atas jaringan dan organ
terus tumbuh dan berkembang.

Hari Kedelapan
Penampilan sisik kaki dan kuku kaki

Hari Kesembilan
Sebuah peristiwa penting, terjadi perubahan posisi embrio, sehingga kepalanya dan bahu berada di bagian ‘tumpul’ telur.

Hari Kesepuluh
Kuku kaki, dan paruh mengeras, dan paruh menuju ruang udara

Hari Kesebelas
Kantung kuning telur mulai diserap ke dalam rongga tubuh

Hari Keduabelas
Anak kenari mengisi semua ruang dalam telur kecuali ruang udara

Hari Ketigabelas
Leher kejang dipicu oleh meningkatnya kadar karbon dioksida dalam sel telur, menyebabkan anak burung masuk ke ruang udara dan mengambil napas pertama. Tingkat Karbon dioksida mulai naik lagi sebab anak burung mengkonsumsi oksigen di ruang udara didalam telur. Kontraksi perut menyedot kantung kuning telur ke dalam tubuh anak burung tersebut. Leher, perut, dan back-otot kejang terjadi menyebabkan anak ayam untuk membuat lubang di kulit telur dan proses penetasan dimulai.

Hari Keempatbelas
Anak kenari generasi baru
Perkembangan embrio kenari adalah, progresif sistematis, langkah demi langkah prosesnya. Ada jadwal yang pasti untuk pengembangan setiap bagian dari tubuh bakal kenari itu. Jadi, menjaga mereka agar tenang dan aman dari gangguan, memasok mereka dengan makanan yang cukup dan air, dan mereka akan membalas Anda dengan angguk kepala, mulut menganga, dan setelah dewasa memberi kicauan yang menghibur hati sang pemiliknya.

Referensi pesona kenari

Stromberg, J., A Guide to Better Hatching, Stromberg Publishing Co., Fort Dodge, IA 1975 Cornell Extension.
Bulletin 205, Cornell University, Ithaca, NY

Melatih Kenari WaterSlanger Bersuara Mengalun


Kenari waterslager dikenal karena keindahan suaranya yang mengalun bak gemuruh air terjun di pegunungan. Alunan suaranya yang bervariasi dimungkinkan jika burung dilatih bersama dengan burung sejenis yang sudah bersuara bagus. Hasilnya, kenari asal Belgia ini akan memiliki suara lebih variatif, gabungan antara suara aslinya dan suara tambahan dari hasil pelatihan. Oke, kita simak tips melatih kenari waterslager agar suaranya bisa mengalun.

IMG-20120616-00120

Burung kenari waterslager, terutama jantan, memerlukan konsentrasi penuh selama menjalani pelatihan dengan mendengarkan suara burung lain yang bagus. Konsentrasi dibutuhkan agar burung tidak sering bergerak ke sana-kemari, misalnya karena kehadiran kenari jantan lainnya dalam satu ruangan. Sebagian besar materi pelatihan burung ini disarikan dari waterslanger.com, berukut kutipannya:

Untuk menciptakan suara mengalun pada kenari waterslager, Anda perlu melatih beberapa ekor sekaligus, setidaknya lebih dari satu ekor. Masukkan semua kenari waterslager ke dalam kandang masing-masing.

Setiap burung tidak boleh melihat burung di sebelahnya. Jadi, kalau burung-burung dimasukkan dalam kandang koloni, Anda harus menggunakan penyekat agar sesama waterslager tidak bisa saling mengintip, karena akan mengganggu konsentrasi saat menjalani latihan. Selain itu, metode ini memungkinkan setiap kenari mendengar dan merekam suara kenari-kenari lain di dekatnya.

Pencahayaan kandang menggunakan lampu yang intensitasnya bisa diatur, dalam arti kita bisa menyetel terang dan redupnya lampu. Lampu seperti ini bisa Anda beli di toko ikan hias (arwana sangat membutuhkan lampu seperti ini), atau bisa juga membelinya di toko lampu hias.

Tujuan lampu yang intensitas cahayanya bisa diatur adalah untuk membuat kenari bernyanyi di saat cahaya terang. Begitu cahaya lampu diredupkan, atau intensitas cahayanya diturunkan, maka kenari pun akan melembutkan suaranya. Jika kenari berhenti bernyanyi, berarti Anda menurunkan cahaya terlalu cepat.

Idealnya, apabila dalam satu ruangan terdapat beberapa ekor waterslager, maka jumlah lampu yang dibutuhkan sesuai dengan jenis burung yang dilatih. Ini sangat penting agar burung dapat bernyanyi dengan intonasi yang berbeda-beda. Misalnya lampu di kandang nomor 1 dibiarkan terang, dan pada saat yang sama lampu di kandang nomor 2 diredupkan.

Yang penting diingat di sini adalah pengaturan intensitas cahaya. Dengan demikian, kenari bisa mempelajari suara kenari lain yang bersuara lembut dan/atau suara yang berbeda setiap kali intensitas cahaya diatur sedemikian rupa oleh sang pelatih.

Apabila matahari akan tenggelam, lampu sebaiknya dimatikan agar burung tidak kaget dalam kegelapan. jika semua lampu diterangkan, mereka akan bernyanyi seperti layaknya sebuah ensamble musik. Nah dari situlah mulai diatur-atur pencahayaannya dengan jarak selama 15 – 20 menit untuk masing-masing intensitas cahaya di setiap kandang.

Proses pelatihan ini biasanya akan berlangsung 6-8 minggu, tergantung kecerdasan setiap individu kenari yang seringkali berbeda dari individu lainnya. Jika kebetulan waterslager Anda cerdas, ia bisa “lulus training” dalam waktu 5-6 minggu, dengan lagu dan irama yang bervariasi dan siap dikonteskan.

Kesimpulan dari teknik pelatihan ini adalah kegelapan bisa membuat burung kenari waterslager jantan bisa menambah variasi suaranya, dan mengatur suara nyanyiannya sehingga mengalun bak gemuruh air terjun di pegunungan.

klub burung

Mengatasi Kenari Yg Hanya Ngeriwik


lemon1.jpg

Kenari merupakan salah satu jenis burung paling popular di Indonesia, bahkan dalam survei yang dilakukan Burung Kenari Indonesia (2006), kenari menempati urutan teratas dari semua jenis burung berkicau yang paling banyak dipelihara di Indonesia. Tidak heran jika sebagian besar kicaumania pernah atau masih memiliki burung kenari, baik yang sudah gacor maupun masih sebatas ngeriwik alias masih muda.

Bagaimana jika kenari kerjanya hanya ngeriwik saja setiap hari, meski sudah cukup umur? Hal itu bisa disebabkan oleh dua faktor.

Pertama, kenari memang sudah cukup umur, tapi belum mencapai umur dewasa kelamin (pada manusia disebut masa puber, di mana remaja pria sudah menghasilkan sperma dan remaja putri sudah mengalami haid). Pada kenari, umur dewasa kelamin pada burung betina ditandai dengan mengeluarkan telur untuk pertama kali, pada burung jantan ditandai dengan sel sprema saat mengawini betina.

Umur dewasa kelamin pada kenari jantan dan betina sekitar 7-8 bulan. Keterlambatan burung mencapai umur dewasa kelamin bisa disebabkan faktor genetik (keturunan), tetapi umumnya disebabkan perlakuan pakan yang kurang mencukupi kebutuhan gizi burung, khususnya kadar protein dalam pakan.

Kadar protein dalam pakan idealnya 12-15% untuk burung dewasa sebelum masa reproduksi, dan 16-18% untuk masa reproduksi.

Kedua, burung kenari sudah mencapai umur dewasa kelamin, tetapi birahinya relatif rendah. Ketika tidak dipasangkan atau dijodohkan, gejala ini tidak bisa diamati dengan jelas, karena burung tetap sehat dan lincah. Tetapi ketika hendak dijodohkan baru terlihat betapa sulitnya burung jantan, atau burung betina, atau jantan dan betina untuk dijadikan pasangan.

Dari dua penyebab tersebut, kita akan bahas satu persatu permasalahan yang kerap terjadi pada kenari dan bagaimana solusinya. Sebelumnya, kita bahas dulu beberapa tahapan suara pada burung kenari, agar Anda bisa memahami lebih lanjut mengenai permasalahan kenari yang ngeriwik saja.

Tahapan suara kenari berdasarkan umur

Faktor usia memang sangat menentukan kapan burung kenari jantan mulai berkicau untuk menunjukan minatnya terhadap burung betina. Seperti dijelaskan sebelumnya, umur dewasa kelamin kenari jantan rata-rata 7-8 bulan.

Pada burung muda yang belum mencapai umur dewasa kelamin, misalnya umur 5 – 7 bulan, biasanya dia hanya akan bersuara kecil atau belajar berkicau yang terdengar seperti bergumam atau ngeriwik.

Sekitar satu bulan berikutnya, atau ketika kenari memasuki usia 6-7 bulan, dia mulai sering melantunkan suara ngerolnya meski terdengar agak terputus-putus, karena memang masih dalam tahap belajar.

Pada umur 7-8 bulan, atau ketika memasuki umur dewasa kelamin, saat itulah burung seharusnya sudah mampu berkicau dengan lantang, membawakan lagu aslinya yang panjang.

Setelah berusia 9 -10 bulan katau lebih, kenari mampu berkicau dengan variasi isian sesuai dengan apa yang didengarnya saat menjalani program pemasteran. Makin banyak isian suara yang masuk ke dalam memori burung, makin banyak juga variasi lagu yang bisa ditampilkannya saat dewasa.

Lalu, bagaimana jika kenari sudah berusia lebih dari 7 – 8 bulan, tetapi tidak mampu berkicau seperti burung kenari jantan lainnya? Di sini kita patut mencermati apa jenis kelamin dari kenari yang kita miliki.

Kalau sudah berbulan-bulan dirawat tapi burung masih tidak menunjukan suara atau kicauannya, ada kemungkinan burung tersebut betina. Sebab burung betina hanya akan bisa bersuara lantang seperti halnya burung jantan setelah berusia 1 tahun lebih. Penasaran dengan suara kenari betina? Silakan tonton videonya yang ada di bagian bawah halaman ini.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menangani burung kenari yang belum mau bunyi meski usianya sudah cukup mapan.

  • Jika Anda sudah tahu kalau kenari yang masih ngeriwik adalah jantan, maka yang harus diubah adalah pola perawatan standar. Perubahan itu bisa dari pola mandi dan jemur yang bisa ditingkatkan setiap harinya. Misalnya, setelah dimandikan dan diangin-anginkan, burung dijemur dan hanya diberi pakan sayuran segar atau buah-buahan saja. Hal ini bertujuan untuk membuang dahak atau cairan yang ada dalam tenggorokannya.
  • Kenari termasuk burung sosial (baca: koloni).  Jadi dalam hal ini cobalah gandeng atau tempel kenari Anda dengan kenari lain yang memiliki suara kencang / gacor. Hal ini akan memancing kenari Anda untuk ikut bersuara dengan lantang
  • Berikan pakan biji-bijian yang lengkap seperti canary seed yang dicampur dengan niger seed dan juga bijian hitam lainnya, untuk merangsang birahinya. Sediakan pula selada dan  telur rebus yang diberikan dua kali seminggu.
  • Kenari yang mengalami kegemukan juga cenderung tidak mau bersuara lantang, dan hanya ngeriwik saja, karena kandungan lemak menekan kantung udara dan membuatnya esulitan saat mengambil nafas untuk berkicau dengan suara ngerol. Hal itu pula yang menjadikan kenari cepat lelah dan tidak mau banyak bergerak (tidak aktif).

Mengatasi burung yang birahinya rendah

Apabila Anda menjumpai kenari jantan sudah mencapai umur dewasa kelamin, tetapi suaranya masih saja ngeriwik, kemungkinan besar birahinya rendah. Solusi yang bisa dilakukan adalah memberikan treatment pakan, terutama yang kaya protein untuk memacu peningkatan kadar hormin testosteron.

Tetapi treatment pakan tidak pernah bersifat instan, karena sari-sari makanan harus berproses dulu secara pelan-pelan, mulai dari pendistribusian sari-sari makanan ke seluruh jaringan tubuh selama beberapa minggu, sampai kondisi kekurangan protein itu berhasil teratasi.

Kedua, menjadi stimulan atau perangsang untuk pembentukan hormon testosteron secara alami dalam tubuhnya. Pada burung jantan, hormon testosteron dihasilkan oleh testis.

Burung betina pun sebenarnya memiliki hormon testosteron, dihasilkan oleh ovarium, tapi jumlahnya hanya 1/20 daripada kadar testosteron burung jantan. Itu sebabnya, pada sebagian besar spesies burung, suara burung jantan lebih merdu dan lebih keras.

klub burung

Therapy Kenari Kurus


IMGP0486

Burung kenari yang kurus sering disebut berdada nyilet. Begitu kurusnya, sehingga tulang dadanya terlihat menonjol. Bobot badannya pun berangsur-angsur mengalami penurunan, sehingga nyaris tak ada lemak di bawah kulit, yang berfungsi mengurangi pengaruh hawa dingin terhadap tubuh. Tidak heran kalau kondisi kesehatan pada burung berdada nyilet sangat ringkih. Jika tidak segera ditangani tentu akan mengganggu fungsi fisiologi, metabolisme, sistem reproduksi, juga meniadakan potensi suaranya.

Umumnya burung kenari yang tubuhnya kurus atau berdada nyilet disebabkan kesalahan dalam perawatan, terutama kekurangan nutrisi dan vitamin. Bisa juga karena cacing yang masuk ke tubuh burung, kemudian berbiak dalam saluran pencernaan dan mengisap sebagian besar bahkan seluruh sari-sari makanan yang mestinya didistribusikan ke seluruh jaringan tubuh.

Kemungkinan lain adalah infeksi bakteri di dalam tubuh burung, yang merusak atau menghambat fungsi dari beberapa organ pencernaan, sehingga makanan tidak bisa dicerna secara sempurna. Akibatnya, apa yang dimakan burung akan keluar melalui kotorannya dan tidak sempat atau sedikit sekali yang diolah menjadi sari-sari makanan.

Kenari yang jarang bergerak juga bisa mengalami kekurusan, sehingga otot-ototnya mengkerut atau tidak bisa mengembang secara normal. Hal ini sering dialami penangkar yang kandangnya terlalu sempit.

Kalau Anda memiliki kenari dengan permasalahan seperti di atas, maka cara memperbaikinya bisa dilihat dari faktor penyebabnya, dan Anda sendirilah yang paling mengetahuinya.

Terapi perbaikan kualitas pakan

Terapi ini diperlukan ketika Anda merasa selama ini belum memberikan makanan sesuai dengan kebutuhan kenari, baik secara kuantitas (jumlah pakan) maupun kualitas (mutu pakan). Jika Anda membeli pakan jadi, apalagi yang bermerek, saya yakin produsennya sudah memperhitungkan kandungan nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, energi metabolisme, hingga serat kasar.

Sebenarnya pakan jadi juga mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral. Namun khusus vitamin dan mineral, sebagian besar pakar perburungan selalu menganjurkan untuk memastikan kecukupannya dari luar bahan pakan, atau dalam bentuk suplemen. Hal ini karena vitamin dan mineral memiliki puluhan jenis, dan mustahil bisa terpenuhi secara tepat pada bahan pakan.

Di beberapa negara Eropa, terapi kenari dada nyilet melalui perbaikan kualitas pakan biasanya dilakukan dengan cara menambahkan bee pollen ke dalam bahan pakan  Bee pollen adalah serbuk bunga jantan yang diambil oleh lebah pekerja, dan digunakan sebagai makanan pokok dari seluruh koloni lebah madu. Produk ini bisa dijumpai di apotik atau mall, dengan berbagai merek.

Terapi obat cacing

Terkadang kita sulit membedakan apakah burung kenari kurus akibat cacing di dalam tubuhnya, atau burung mengalami kekurangan gizi. Hal ini wajar saja, mengingat cacing mengisap sari-sari makanan yang sudah dicerna oleh organ pencernaan burung, sehingga jaringan tubuh tidak mendapat asupan gizi.

Sedangkan pada burung yang kekurangan gizi, tapi bukan disebabkan cacing, biasanya terjadi karena kita lalai dalam memberikan pakan berkualitas, baik dari segi jumlah (kuantitas) maupun mutu atau kandungan nutrisinya.

Untuk memastikan apakah burung kurus akibat cacing, Anda bisa melihat kotorannya. Biasanya pada feces atau kotoran burung yang terinfeksi cacing akan disertai benda kecil memanjang yang bergerak-gerak. Itu adalah sebagian cacing yang ikut keluar bersama kotoran.

Bisa juga terlihat bulatan kecil, lebih kecil daripada butiran gula pasir, berwarna putih atau putih kekuningan, yang menempel pada feces. Itulah telur cacing yang juga keluar bersama kotoran burung. Meski sering keluar bersama kotoran, telur dan cacing di dalam tubuh burung jumlahnya bisa mencapai ribuan, dan selalu berkembang biak di dalam organ pencernaan burung. Jadi, tidak mungkin habis jika tidak diobati.

Gejala klinis lain yang kerap terlihat pada burung yang cacingan antara lain selalu gelisah, bulu mekar dan nyekukruk, serta dalam beberapa kasus disertai dengan mata berair. Terkadang burung cacingan masih memiliki nafsu makan yang baik, tetapi tetap terlihat kurus karena semua nutrisi yang masuk sudah dihabisi cacing.

Terapi gerak

Kalau Anda merasa sudah memberikan makanan yang berkualitas kepada kenari di rumah, bahkan sudah memberikan obat cacing kepada burung, coba diperiksa apakah kandang yang digunakan terlalu sempit dan hanya ada satu tangkringan di dalamnya.

Jika benar demikian, maka terapi gerak bisa menjadi solusinya. Terapi gerak adalah upaya kita mengubah kondisi burung yang semula tidak aktif menjadi lebih aktif dalam bergerak, melalui perbaikan lingkungan kandang / sangkar.

Coba sekarang kandang / sangkar diganti dengan ukuran yang sedikit lebih besar. Kemudian pasang 2-3 tenggeran dalam posisi agak berjauhan. Hal ini akan merangsang keinginan burung untuk melompat dari tenggeran yang satu ke tenggeran lainnya, sehingga ia akan lebih sering bergerak.

Jarak antara wadah pakan dan wadah air minum juga dibuat saling berjauhan, misalnya pada dua sisi kandang yang berlawanan. Ketika burung selesai makan, dan ingin minum, otomatis dia harus bergerak dulu.

Tanpa disadari, burung kenari mengalami peningkatan aktivitas dalam bergerak, sehingga otot-ototnya pun mulai mengembang, nafsu makannya meningkat, dan metabolisme tubuh berangsur-angsur kembali normal.

Jadi, ada empat solusi memperbaiki burung kenari yang kurus dan sakit-sakitan, disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Silakan cermati apa yang terjadi pada kenari Anda, untuk menentukan apa yang mesti dilakukan.

Semoga bermanfaat.

klub burung