//
archives

Kenari

This category contains 54 posts

Mengobati dan mencegah kista bulu pada kenari


Kista bulu (feather cysts) yang terjadi pada burung seperti kenari biasanya disebabkan malformasi bulu yang berkembang di bawah kulit burung. Kista bulu ini jika dilihat secara kasat mata tampak seperti benjolan berbentuk oval atau memanjang, yang melibatkan satu atau beberapa folikel bulu. Bagaimana cara mengobati kista bulu, khususnya pada kenari? Bagaimana pula tindak pencegahannya? Ikuti tips Om Kicau berikut ini.

IMG-20130117-01122

Kenari rentan terkena kista bulu

Sebenarnya kista bulu bisa terjadi pada semua jenis burung. Namun, dalam kenyataannya, hal ini lebih sering dialami kenari. Karena itu, sebagian besar materi dalam artikel ini juga berlaku untuk jenis burung lainnya, termasuk pengobatan dan pencegahannya. Tetapi Om Kicau selalu berharap, semoga tak pernah ada kejadian seperti ini pada burung kesayangan Anda di rumah.

Oke, kita lanjutkan masalah benjolan tersebut.

Benjolan ini bisa terjadi ketika bulu-bulu tersebut akan / mulai tumbuh, tetapi tidak bisa keluar melalui pori-pori kulitnya. Akibatnya, tunas bulu tumbuh dan menumpuk di bawah kulit. Lama-lama bulu akan terus tumbuh di bawah kulit, dan memunculkan benjolan yang makin membesar, akibat dari akumulasi materi yang terdiri atas keratin.

Benjolan ini bisa berupa berukurab kecil berwarna kuning di bawah kulit, tetapi bisa juga benjolan besar keratin di bawah kulit yang mengandung material bulu.

Ada beberapa kemungkinan penyebab dari munculnya kista bulu ini, antara lain :

  • Malnutrisi, atau kekurangan zat gizi tertentu, khususnya protein, vitamin, dan mineral. Pemberian telur puyuh rebus, multivitamin dan multimineral bisa mengurangi risiko burung terserang kista bulu.
  • Disposisi genetik. Artinya, salah satu atau kedua induknya memiliki gangguan yang sama, dan bersifat turun-temurun.
  • Infeksi bakteri, jamur, parasit, bahkan virus. Biasanya akan terlihat gejala klinis lainnya, jadi bukan hanya kista bulu saja.
  • Trauma berupa benturan yang melibatkan folikel bulu. Misalnya, burung nabrak sangkar atau tangkringan sangat keras, dan melukai tangkai bulunya.

Pertanyaannya, apa sih efek negatif dari kista bulu?

Karena bagian bawah kulit mengalami tekanan atau desakan dari pertumbuhan bulu yang tak bisa keluar melalui pori-porinya, hal ini jelas menyebabkan rasa sakit. Efek pertama dari rasa sakit adalah burung mengalami depresi, stres, dan mulai malas makan.

Jika benjolan tidak segera di atasi, maka penumpukan material bulu di bawah kulit akan terus membesar, dan menekan beberapa organ di dalam tubuh yang terdekat. Jika benjolan muncul di dekat jantung, maka pusat peredaran darah itulah yang tertekan. Aktibatnya pun bisa  Anda terka sendiri.

Pada burung indukan, hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi proses reproduksi secara normal. Karena itu, pengobatan harus segera dilakukan.

BEBERAPA TREATMENT MENGATASI KISTA BULU

Ada dua treatment atau perlakuan yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kista bulu atau benjolan pada burung, yaitu dengan teknik pencungkilan dan pembedahan. Hal ini bisa Anda lakukan sendiri, karena memang bisa dipelajari.

1. Teknik pencungkilan 

  • Jika benjolan sudah muncul dari kulitnya, maka Anda bisa menyentuh dan mencungkilnya. Benjolan tersebut akan mudah terlepas dari kulitnya.
  • Setelah benjolan terlepas, bekas cungkilan akan mengeluarkan darah. Untuk menghentikan perdarahan, sekaligus mencegah infeksi, oleskan obat merah (yodium tenture) pada lokasi yang mengalami pendarahan tersebut.

img_7762-horz

Kista yang sudah menembus kulit lebih mudah dikeluarkan.

2. Teknik pembedahan

Yang lebih sulit adalah jika benjolan atau kista bulu sudah menumpuk di bawah kulit. Mau tak mau, Anda harus menggunakan teknik pembedahan, dengan membuat sayatan kecil, pada lokasi kulit untuk mengeluarkan benjolan.

capbir4

Kista yang tumbuh di bawah kulit perlu dilakukan pembedahan.—

Untuk melakukan pembedahan, diperlukan beberapa peralatan seperti pisau tajam /cutter / silet , pinset (penjepit), obat merah, dan handuk kecil. Berikut proses pembedahan yang bisa Anda lakukan sendiri, atau didampingi seorang teman :

  • Iris kulit yang benjol, tepat di bagian atas benjolan. Bagian yang diiris diusahakan merupakan bagian yang paling kering. Jika tidak memungkinkan untuk melakukan irisan panjang, maka Anda bisa melakukan pengirisan menyilang ( X ).
  • Dorong sedikit benjolan tersebut dengan jari, sampai kista bulu keluar.
  • Cabut perlahan kista bulu dengan bantuan pinset ( penjepit ).
  • Setelah itu, bekas irisan / sayatan diobati dengan obat merah.

Setelah operasi harus selalu dilakukan pemantauan untuk mengetahui apakah masih ada sisa-sisa kista bulu yang belum keluar yang bisa menyebabkan masalah tersebut kembali timbul (kambuh).

TINDAK PENCEGAHAN

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pemeo lama itu selalu menemukan kebenaran sampai saat ini. Begitu pun dalam perawatan dan pemeliharaan burung kicauan di rumah.

Untuk mengurangi potensi terkena kista bilu, sangat penting untuk selalu menjaga kualitas air minum burung. Usahakan air minum sudah dimasak. Lebih praktis lagi jika menggunakan air kemasan (galon), baik original maupun isi ulang,

Pastikan pakan mengandung protein tinggi, serta kecukupan vitamin dan mineral. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memberikan pakan bervariasi, termasuk buah dan sayuran.

klubburung


Mengapa induk kenari bertelur di tempat pakan?


Mengapa induk kenari bertelur di tempat pakan?

Kenari merupakan burung yang cukup popular bagi semua kicaumania di Indonesia. Burung kecil dengan beragam varietas ini digemari selama bertahun-tahun, bahkan tidak sedikit pula yang mencoba menangkarkannya, baik untuk tujuan pribadi maupun sebagai bisnis. Nah, beberapa penangkar pemula sering kaget, lalu mengeluh, mengapa induk betina kenari tidak bertelur dalam tempat bersarang yang telah disediakan, melainkan di dalam wadah pakannya. Kok bisa begitu ya? Mau tahu jawabannya?

Karena belum pernah mengalami, sebagian penangkar pemula pun tidak tahu bagaimana cara mengatasi kejadian ini. Ada yang mencoba memindahkan telur ke dalam sarangnya, atau bahkan membiarkannya bertelur di tempat makan/pakan.

Jika hal tersebut dilakukan secara hati-hari, maka yang terjadi berikutnya adalah indukan tak akan mau mengerami telur-telurnya, atau bahkan membuang telur-telurnya ke dasar kandang / sangkar. Karena itu, bagi yang belum tahu, Om Kicau akan menjelaskan dulu beberapa penyebab induk betina kenari bertelur dalam wadah pakan.

Dengan mengetahui penyebabnya, Anda bisa memprediksi kekeliruan (sengaja / tidak sengaja), untuk kemudian mengambil tindakan sesuai dengan faktor pemicunya. Sedikitnya ada empat penyebab induk kenari bertelur di wadah pakan, yaitu :

  • Tempat bersarang yang tidak nyaman. Misalnya terlalu dekat dengan bagian atas sangkar, atau bisa juga terlalu mepet ke dinding sangkar.
  • Tempat bersarang menggunakan bahan penyusun sarang yang tidak sesuai.
  • Bahan sarang terkontaminasi oleh bau-bauan, misalnya kamper, atau zat lain yang digunakan untuk mengawetkan bahan sarang tersebut.
  • Tempat bersarang terlalu banyak kutu dan tungau.

Jika Anda pernah memiliki induk kenari yang bertelur dalam wadah pakan, maka kemungkinan besar disebabkan salah satu dari empat faktor pemicu di atas. Induk betina memilih wadah pakan, karena itulah satu-satunya tempat di luar sarang yang memungkinkan burung bertelur.

Ketika Anda membiarkan induk betina bertelur di wadah pakan, dengan harapan bisa mengerami telurnya sampai menetas, sebenarnya ini tindakan spekulasi yang menghabiskan waktu. Umumnya, telur akan rusak, pecah, atau retak, karena berdesak-desakan di wadah yang sempit. Induk pun mengalami kesulitan saat harus mengatur posisi untuk menghangatkan seluruh telurnya secara merata. Akibatnya, tak sedikit telur yang pecah terinjak kaki indukan.

Bagaimana solusinya? 

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sehingga indukan tetap mau mengerami telur-telurnya di tempat yang sudah disediakan (tempat bersarang), perlu dilakukan upaya kompromi.Jika tidak, maka gagallah harapan Anda untuk mendapatkan anakan. Tindakan ini bisa diterapkan untuk semua faktor pemicu, kecuali akibat tempat sarang yang banyak kutu atau tungau.

Dalam kompromi ini, biarkan induk bertelur dalam wadah pakan, sampai telur terakhir dikeluarkan. Induk kenari rata-rata bertelur sebanyak 3-4 butir.

Setelah telur terakhir keluar, segera pindahkan tempat pakan dan telur-telurnya ke k edalam tempat bersarang yang sudah tersedia. Jika induk betina terlihat sudah mau mengerami telur-telurnya, proses selanjutnya adalah memindahkan telur dari wadah pakan ke sarangnya. Berikutnya, indukan sudah mau mengerami telur-telur yang ada di dalam tempat bersarang tersebut.

Untuk menghindari indukan kenari bertelur kembali dalam wadah pakan, sebaiknya menggunakantempat pakan berukuran kecil. Media yang digunakan sebagai tempat bersarangnya pun harus dipastikan nyaman dengan menggunakan bahan yang sesuai.

Saat ini banyak tempat bersarang dan bahan sarang yang lembut dan berkualitas bagus. Dengan memilih media dan bahan sarang yang tepat, indukan kenari tidak akan lagi bertelur dalam tempat pakan maupun di dasar sangkar.

Solusi khusus sarang banyak kutu / tungau

Khusus untuk sarang kenari yang banyak kutu / tungau, biasanya sudah ada 1-2 telur di tempat bersarang. Karena merasa gatal dan tidak nyaman, induk betina keluar dari sarang dan meneruskan proses peneluran selanjutnya di wadah pakan, atau terkadang di dasar sangkar.

Selain itu, induk betina yang sarangnya banyak tungau / kutu juga terlihat sering mematuk-matuk bulunya akibat gatal, Solusi khusus faktor pemicu yang satu ini adalah mengambil tempat bersarang dan membongkar bahan sarang yang ada di dalamnya.

Tempat bersarang dicuci dan dijemur hingga kering. Kemudian masukkan bahan sarang yang baru. Untuk mencegah tungau dan kutu kembali masuk ke sarang, maka taburkan serbuk anti kutu di bawah bahan sarang.

Setelah induk tidak terlihat gatal-gatal lagi, maka lakukan cara yang sama seperti solusi sebelumnya. Bedanya, ketika wadah pakan beserta telur dipindahkan ke tempat bersarang yang baru, maka telur awal yang ada di sarang digabungkan dulu dengan telur-telur di dalam wadah pakan. Jika induk mau mengerami telur-telurnya, barulah wadah pakan disingkirkan sehingga semua telur berada di atas bahan sarang.

Tips tambahan untuk penangkaran kenari

  • Pada waktu mencoba menangkarkan kenari, indukan harus sering dijemur. Hal ini bisa dilakukan dengan menjemurnya berama sangkar yang digunakan untuk penangkaran. Setelah indukan mulai bertelur, sangkar bisa disimpan di tempat yang nyaman dan aman, serta tidak diganggu atau dipindah-pindah.
  • Untuk mempercepat proses kawin, sekaligus meningkatkan telur fertil dan daya tetas, induk perlu diberi suplemen khusus reproduksi.
  • Anda bisa menggunakan tulang sotong untuk membantu indukan memperoleh kalsium dalam jumlah cukup.
  • Untuk menambah birahi burung, pakan yang diberikan harus mengandung banyak bijian berwarna hitam seperti niger seed dan lain sejenisnya.

Semoga bermanfaat.

 Klubburung

Permasalahan Seputar Telur Dan Piyikan Kenari


Penangkaran burung kenari bisa dijadikan mata pencaharian utama maupun sampingan. Namun, seperti halnya penangkaran jenis burung lainnya, diperlukan kesabaran dan keuletan dalam menjalankan usaha ini. Tidak sedikit penangkar kenari, khususnya pemula, yang akhirnya menghentikan usahanya karena merasa kesulitan melewati tahap awal, yaitu hatching dan nestling. Hatching berkaitan dengan telur dan pengeraman / penetasan telur. Adapun nestling terkait dengan piyikan atau anakan yang baru menetas.

IMG0139A

INDUK KENARI SEDANG MENGERAMI TELURNYA

Berikut ini beberapa masalah yang yang sering dialami pemula dalam penangkaran kenari, terutama berkaitan dengan telur dan piyik, sekaligus mendeteksi penyebabnya:

Burung tidak mau kawin / tidak mau berpasangan

Penyebab dari masalah tersebut antara lain :

  • Kedua induk yang dipasangkan kemungkinan berjenis kelamin sama: jantan x jantan atau  betina x betina. Jadi, pastikan dulu kedua induk masing-masing jantan dan betina.
  • Ada kemungkinan burung belum mencapai umur dewasa kelamin, baik salah satu atau kedua induk yang dipasangkan.
  • Salah satu atau kedua burung belum siap mental untuk kawin. Biasanya terjadi pada burung jantan yang usianya lebih muda daripada burung betina.
  • Merasa takut atau tidak nyaman akibat dari gangguan dalam pencahayaan kandang, lingkungan yang bising, dan sering dilalui orang (pengaruh eksternal)
  • Burung mengalami masalah gizi, baik gizi buruk maupun obesitas yang berlebihan.
  • Burung mengalami gangguan hormonal. Bisa burung betina
  • Burung dalam kondisi sakit.
  • Burung memiliki cacat fisik atau mengalami penyakit keturunan (hereditary).
  • Burung mengalami gangguan dalam sistem reproduksi selain faktor hormonal
  • Terlalu sering dikawinkan dalam satu musim.

Jika kondisinya masih bisa diatasi, Anda bisa menggunakan solusi seperti disebutkan di atas. Tetapi pada beberapa kasus, misalnya cacat fisik, atau belum mencapai umur dewasa kelamin, solusi terbaik adalah mengganti burung bermasalah dengan burung baru.

Pastikan pula kondisi lingkungan kandang mendukung. Usahakan kandang tidak berada di ruang tertutup, dan suhu udara diusahakan relatif stabil. Di dalam kandang perlu disediakan bahan penyusun sarang agar burung terpacu untuk kawin.

+Burung sudah kawin, tapi tidak kunjung bertelur

Penyebab dari masalah tersebut antara lain :

  • Kemungkinan burung bukan sepasang atau sama jenis kelaminnya. Ketika keduanya terlihat rukun dan akrab, Anda mengiranya jantan dan betina, tapi ternyata berjenis kelamin sama. Silakan cek kembali artikel mengenai ciri jantan dan betina.
  • Gairah kawin rendah, baik induk betina, induk jantan, maupun keduanya.
  • Burung betina yang mengalami gangguan dalam sistem reproduksinya.

+Burung sudah bertelur, tetapi infertil

Telur Kopyor

Penyebab dari masalah tersebut antara lain :

  • Kualitas sel sperma burung jantan kurang baik, terutama pada burung yang baru beberapa pekan mencapai umur dewasa kelamin.
  • Ukuran tubuh salah satu burung terlalu besar untuk pasangannya, baik jantan maupun betinanya.
  • Kuku dari burung jantan mungkin terlalu panjang, sehingga menyakiti burung betina saat melakukan ritual kawin, sehingga betina selalu berontak.
  • Kloaka dari induk betina dan jantan tidak melekat dengan erat, akibat terhalang bulu-bulu kecil di sekitar kloaka mereka. Sebagaimana burung jantan pada umumnya, kenari tidak memiliki penis untuk mengawini betina. Saat kawin, jantan hanya menempelkan kloakanya ke kloaka betina. Saat itulah sperma pejantan masuk ke saluran reproduksi betina. Sel sperma bisa memancar dengan baik jika kloaka kedua induk saling menempel dengan rapat. Kloaka kedua burung tidak akan menempel rapat jika terlalu banyak bulu di sekitar kloaka jantan, atau betina, atau keduanya. Cobalah periksa kloaka dari kedua induk yang sudah dijodohkan. Jika banyak bulu-bulu halus, silakan pangkas hati-hati menggunakan gunting kecil.
  • Burung jantan yang dalam kondisi tidak sehat atau kekurangan gizi, sehingga menjadi kurang subur.
  • Burung dalam kondisi mabung. Solusinya ya tunggu dulu sampai selesai mabung.

+Telur fertil, tetapi gagal menetas

Penyebab dari masalah tersebut antara lain :

  • Ada kalanya telur yang gagal menetas adalah karena penangkar sering mengangkat burung betina dari sarangnya, atau selalu “mengganggu” betina saat mengerami telur-telurnya. Gangguan dari binatang lain seperti tikus, kucing, serangga, suara berisik (polusi suara), bau gas, atau bau yang tidak menyenangkan (polusi udara), atau adanya burung lain di sekitar sarang, juga harus dihentikan secepatnya. Khusus untuk serangga seperti kutu, nyamuk, semut, tungau maupun parasit lainnya.
  • Telur kurang mendapat kehangatan selama masa inkubasi (pengeraman). Bisa karena jumlah telur yang dierami terlalu banyak, atau induk sering keluar dari sarangnya.
  • Kulit telur retak, misalnya karena tergores kuku burung yang panjang. Celah kecil pada kulit telur sudah bisa membunuh embrio di dalamnya. Selain retak, telur juga berpotensi pecah karena gerakan spontan dari induk saat kaget atau ketakutan.
  • Telur yang sudah terinfeksi bakteri dari luar. Beberapa jenis bakteri seperti Salmonella dapat menembus kulit telur hingga masuk ke dalam telur.
  • Kesalahan dalam pemberian makanan, misalnya terlalu kering atau terlalu lembab.
  • Penyakit keturunan yang mempengaruhi perkembangan janin dalam telur.

+Burung sudah bertelur, tetapi telur rusak

Telur yang rusak ada kalanya disebabkan oleh keracunan gas seperti karbondioksida (CO2) maupun gas beracun lainnya seperti hydrocarbon atau chlorinated. Gas-gas ini akan menempel dalam cangkang telur dan menyebabkan kerusakan di dalam telurnya.

+Sebagian besar telur menjadi busuk

IMG-20121231-01084

Telur busuk adalah proses di mana isi dari telur tersebut telah membusuk setelah masa inkubasi. Beberapa penyebab telur membusuk antara lain kurangnya masa inkubasi (pengeraman), embrio yang sudah mati di dalam telur karena terkena infeksi bakteri, kelainan genetik, ditelantarkan induk, makanan yang dikonsumsi induk kurang bergizi, dan beberapa sebab lainnya.

+Sebagian besar embrio mati di dalam telur

Sudah dijelaskan dalam poin telur gagal menetas, telur rusak, dan telur busuk.

+Anakan tidak bisa keluar dari cangkang telur

Penyebab dari masalah tersebut antara lain :

  • Kulit telur yang terlalu kering. Suhu rendah bisa menghambat penetasan. Anakan yang siap menetas tapi dalam kondisi lemah jelas  tidak dapat meretakkan cangkang telur dan  keluar pada waktunya, terutama jika cangkang terlalu tebal atau padat. Di sinilah Anda bisa memberikan bantuan dengan memecah cangkang telur, tapi harus hati-hati.
  • Adanya infeksi dan kekurangan gizi pada induknya.
  • Kepala anakan terjebak di bawah sayap kirinya, sehingga tidak bisa bergerak untuk menghancurkan kulit telurnya, dan akhirnya mati sebelum keluar dari telur.
  • Hal yang sama juga dialami oleh anakan yang kakinya berada di atas kepalany

+Anakan lemah atau mati di dalam sarang

Penyebab dari masalah tersebut antara lain :

  • Kematian anakan bisa terjadi akibat kelalaian dari induknya, terutama induk muda yang masih belum berpengalaman.
  • Induk betina terkena penyakit atau mengalami sakit sehingga tidak merawat anak-anaknya sebagaimana mestinya.
  • Kesalahan dalam pemberian pakan
  • Infeksi karena penyakit akibat kurang terjaganya kebersihan sarang.

Itulah beberapa faktor penting yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penangkaran burung kenari, terutama pada tahap hatching dan nestling. Tapi jangan pernah pantang menyerah, bahkan penangkar yang sudah berpengalaman pun terkadang mengalami berbagai masalah dalam penangkarannya.

Semoga bermanfaat.

klubburung

Japan hoso, bahan untuk mencetak kenari unggulan


Kenari japan hoso mungkin terdengar masih asing di telinga kita, kenari jenis ini sebenarnya sudah diperkenalkan para penangkar di Jepang pada tahun 1963, dan mulai popular di Eropa pada dekade 1970-an. Japan hoso merupakan kenari silangan antara scotch-fancy dan kenari lokal Jepang. Tidak heran jika ada juga yang menyebutnya sebagai scotch fancy mini.

Banyak yang mengira bahwa japan hoso merupakan miniatur dari kenari scotch-fancy. Jenis yang disebut terakhir ini merupakan hasil dari persilangan antara kenari bengkok begia dan kenari dari Munich (Jerman).

Ternyata anggapan itu salah, karena japan hoso adalah silangan antara scotch-fancy dan kenari lokal Jepang yang berukuran kecil. Karena itulah, japan hoso punya postur yang lebih kecil dari scotch-fancy.

Postur tubuhnya yang membungkuk seperti bulan sabit, dengan ekor selalu melintang di bawah tangkringan, membuat kenari ini banyak disukai.

Kepalanya terlihat kecil, dengan bentuk semi bundar. dengan leher yang tipis dan panjang. Ukuran tubuhnya sekitar 11-11,5 cm.

japanese__hoso_1

Japan hoso sangat bagus dijadikan indukan, karena tidak kenal lelah dalam merawat dan memberi pakan kepada anak-anaknya dalam waktu bersamaan. Di negara asalnya, kenari ini banyak dibudidayakan karena beberapa keunggulan, antara lain mudah berkembang biak, induk sangat produktif, dan perawatan pun realatif mudah.

Karena japan hoso termasuk jenis kenari postur (lebih dinikmati karena keindahan tubuhnya), sehingga tidak membutuhkan perawatan tambahan seperti pemasteran atau melatih suaranya. Itulah yang membuat kenari jenis ini lebih sering digunakan sebagai indukan produktif dalam penangkaran, dan kalaupun dikonteskan hanya sebagai kenari postur.

Meski demikian, suara japan hoso cukup bagus dan bisa dipelihara sebagai burung kicauan di rumah. Bukan hanya itu, japan hoso juga merupakan bahan yang bagus untuk “mencetak” berbagai jenis kenari unggulan. Artinya, ia bisa dijadikan salah satu induk (jantan atau betina) untuk disilangkan dengan jenis kenari lainnya.

Contohnya adalah kenari kurdsville, atau disebut juga kenari monyet, yang merupakan hasil persilangan antara japan hoso dan american singer canary. Sang breeder, Dean Kurdi, yang tinggal di Louisville, Amerika Serikat, memperkenalkan hasil persilangan itu pada Maret 2010.

Kelebihan japan hoso sebagai bahan adalah tingkat keberhasilan penangkaran yang tinggi. Selain itu, jarang dijumpai ada keturunannya yang mengalami gangguan kesehatan, kebotakan, infeksi bakteri, dan sebagainya. Bahkan anakan mereka cenderung memiliki imun yang tinggi terhadap bakteri seperti air sac mite maupun kelainan genetik.

Untuk pasaran Indonesia, keberadaan kenari japan hoso memang belum sepopular scotch-fancy maupun kenari postur lainnya. Namun untuk penangkar yang senang bereksperimen mencetak  varietas kenari baru, indukan japan hoso bisa dijadikan salah satu alternatif untuk menciptakan kenari unggulan khas indonesia.

Semoga bermanfaat.

klubburung

Pengaruh Lampu Terhadap Jenis Kelamin Kenari


Banyak penangkar kenari yang mengeluh dan bertanya: mengapa induk kenari yang dimilikinya menghasilkan lebih banyak anakan betina daripada jantan, atau justru sebaliknya? Secara teori, probabilitas (kemungkinan) anakan yang dihasilkan induk kenari adalah 50% jantan dan 50% betina. Tetapi dalam berbagai penelitian, ternyata sistem pencahayaan yang digunakan dalam penangkaran burung kenari juga mempengaruhi probabilitas tersebut.
Sebuah artikel dari Canary Science menjelaskan, di habitat aslinya, cahaya matahari turut mengontrol jenis kelamin burung sebelum telur menetas. Hal itu tergantung di mana indukan membangun sarang, dan tergantung pula pada intensitas cahaya matahari yang diterimanya, misalnya CRI (Color Rendering Index) dan panas patahari (Kelvin / K).

• Jika sarang dibangun di tempat di mana burung bisa menerima 75 persen / lebih sinar matahari (atau 25% kurang teduh) setiap hari, maka sebagian besar anaknya akan berjenis kelamin jantan.
• Jika sarang dibangun di tempat yang menerima 25 % sinar matahari atau kurang dari itu (75% teduh) setiap hari, maka sebagian besar anaknya akan berjenis kelamin betina.
• Jika sarang dibangun di tempat yang mendapatkan 50% sinar matahari dan 50% teduh setiap hari, maka probabilitas jenis kelamin anaknya sama seperti teori probabilitas pada umumnya (50 : 50).

Pengujian menggunakan lambu berbeda menghasilkan anakan dengan jenis kelamin berbeda pula.
Dari sini bisa dipelajari, intensitas matahari adalah kombinasi antara cahaya terang dan radiasi panas. Kita menerima cahaya dan panas dari matahari dalam jumlah yang berbeda setiap waktu dan musim. Ketika radiasi langsung dari matahari tidak terhalang oleh awan, maka yang terjadi adalah sinar mahari yang penuh spektrum (full spectrum light).
Berikut ini beberapa pengujian pada kandang penangkaran kenari dengan menggunakan lampu neon / fluorescent yang berbeda-beda :

• Type A : Full spectrum fluorescent light, atau lampu neon full spektrum, yang menghasilkan 98 CRI dan 6500 K, atau intensitas cahaya tinggi.
• Tipe B : Medium spectrum fluorescent light, atau lampu neon dengan spektrum sedang, yang menghasilkan 91 CRI dan 5000 K, atau intensitas cahaya sedang.
• Tipe C : low spectrum fluorescent light, atau lampu neon dengan spektrum rendah, yang menghasilkan intensitas cahaya rendah.

Dari percobaan di penangkaran dengan menggunakan beberapa jenis lampu neon tersebut, hasil yang didapatkan adalah sebagai berikut:

1. Tahun I (2008), kandang penangkaran menggunakan lampu tipe A. Ada 34 pasang induk kenari, dan menghasilkan 306 burung jantan dan 102 burung betina selama masa berkembang biak.
2. Tahun II (2009), di kandang penangkaran yang sama, menggunakan lampu tipe B. Ada 34 pasangan induk, dan menghasilkan 203 burung jantan dan 198 burung betina.
3. Tahun III (2012), di kandang penangkaran yang sama, menggunakan lampu tipe C. Ada 34 pasangan induk, dan menghasilkan 107 burung jantan dan 311 burung betina.

Bisa dilihat bahwa makin tinggi intensitas cahaya di dalam kandang penangkaran, makin tinggi kemungkinan anak kenari berjenis kelamin jantan. Sebaliknya, makin rendah intensitas cahaya, maka makin tinggi kemungkinan anak kenari berjenis kelamin betina.

Dari percobaan tersebut, ada beberapa fungsi pencahayaan yang sangat penting bagi burung kenari dalam kandang penangkaran, yaitu:
• Cahaya sangat penting untuk kebutuhan kenari dan mereka sangat sensitif terhadapnya.
• Jumlah cahaya / intensitas cahaya yang diterima kenari bisa mengontrol istirahat dan tidur mereka, molting, dan masa perkembangbiakan.
• Cahaya yang diterima oleh mata burung kenari akan berefek pada hormon testeteron di dalam tubuhnya dan wilayah otak yang memegang kendali untuk burung bisa bernyanyi. Makin banyak cahaya yang diterima, makin meningkat kadar hormon tersebut.

Semoga bisa menjadi referensi

klubburung

Penyebab kenari sering mematuki kakinya


Penyebab kenari sering mematuki kakinya

Dalam artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai apa penyebab dan cara mengatasi burung kenari indukan yang mengalami kebotakan. Sekarang kita bahas permasalahan umum lainnya yang juga sering terjadi pada burung imut ini, yaitu kenari yang sering mematuki kakinya sendiri. Dalam beberapa kasus, ada juga induk kenari yang mematuki kaki piyikannya. Apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya, ikuti artikel berikut ini.

Kalau Anda perhatikan dengan seksama, kenari yang mematuki kakinya tersebut sebenarnya juga memakan remahan-remahan yang menempel pada kakinya. Hal seperti itu umumnya dijumpai pada kenari piaraan di rumah, yang memiliki faktor pemicu untuk mengalami gangguan tersebut. Tetapi pada indukan yang sedang mengasuh anaknya, yang sering muncul adalah induk mematuk kaki anak-anaknya.

Nah, apa faktor pemicunya? Umumnya, gangguan itu disebabkan burung kekurangan nutrisi (malnutrisi), kekurangan (defisiensi) vitamin, dan defisiensi mineral terutama kalsium (Ca).

Seperti diketahui, burung dalam proses pembentukan tulang dan bulu-bulunya membutuhkan nutrisi tinggi, terutama kadar protein dalam makanannya. Protein yang sangat berperan di sini adalah keratin.

Selain itu, burung juga memerlukan beberapa jenis vitamin tertentu, terutama vitamin A, B, C, D, dan beta karoten. Asupan kalsium yang kurang juga akan berakibat burung mengalami defisiensi mineral, sehingga dengan caranya sendiri burung berusaha mencukupinya, termasuk dengan mematuki kakinya sendiri, atau kaki anak-anaknya.

Malnutrisi pada protein keratin, kekurangan kalsium, dan defisiensi vitamin tertentu seperti disebutkan di atas, itulah yang merupakan faktor pemicu mengapa burung kenari sering terlihat mematuki kakinya atau kaki anak-anaknya. Faktor pemicu itu bisa bersifat tunggal, misalnya hanya kekurangan kalsium saja, atau kombinasi dari beberapa faktor.

Sisik pada bagian kaki mengandung kalsium dan protein keratin. Apabila kebutuhan kalsium dan keratin dalam pakan yang kita berikan tetap tidak terpenuhi, burung akan mengambil jalan pintas dengan mematuki sisik-sisik tersebut.

Hal ini tentu menyakitkan, apalagi anakan kenari yang kakinya dipatuki induknya. Apabila tidak segera ditangani, maka kenari akan mengalami stres dan mengakibatkan kondisi fisiknya makin tidak fit. Belum lagi kalau sampai muncul perdarahan dan luka.

Karena itu, pastikan burung selalu mendapat asupan pakan yang bergizi dan seimbang. Pakan bergizi tinggi bisa diperoleh melalui berbagai sumber, antara lain pemberian telur rebus yang dicampur dengan cangkang telurnya yang dihaluskan. Perlu diketahui, putih telur (albumin), kuning telur (yolk), dan cangkang telur merupakan sumber nutrisi lengkap bagi burung kenari, karena banyak mengandung protein tinggi, vitamin, dan mineral khususnya kalsium. Karena itulah, pasangan kenari perlu diberi 1/4 telur rebus ini termasuk cangkangnya setiap hari, yang dapat membantu indukan dalam memberikan makan untuk anak-anaknya.

Berikan juga sayuran berwarna hijau tua untuk burung yang mengalami kekurangan nutrisi, lima kali dalam seminggu. Beberapa penggemar kenari di luar negeri malah sering memberikan nasi putih untuk kenari yang sering mematuki kakinya, dua kali dalam seminggu.

Nasi putih ? Ya, nasi putih ! Bahan pangan ini mengandung banyak karbohidrat dan zat-zat lain yang dibutuhkan tubuh, terutama untuk membantu pertumbuhan tulang dan otot. Pemberian nasi putih bisa membantu mengatasi kenari yang mengalami malnutrisi dan defisiensi kalsium, sehingga melampiaskannya dengan cara mematuki kakinya sendiri atau kaki anak-anaknya.

Semoga bermanfaat

Klubburung

Menangkar Mozambik Dengan Sangkar Gantung


mozambik

Mozambik atau yellow-fronted canary (Serinus mozambicus) merupakan salah satu burung kicauan dari keluarga finch. Ada juga yang menyebutnya sebagai green singing finch. Karena kesamaannya dengan jenis finch lainnya, termasuk  kenari, maka upaya memelihara dan menangkarkan burung ini pun tidak  sesulit menangkar burung-burung dari jenis pemakan serangga. Bahkan, sebagaimana kenari, mozambik juga bisa ditangkarkan secara sederhana, meski Anda hanya menggunakan sangkar gantung. Mau tahu caranya?

Beda jantan dan betina

Hal utama yang harus diketahui setiap penangkar atau calon penangkar adalah bagaimana mengetahui jenis kelamin mozambik yang akan dijadikan indukan.

Perbedaan burung jantan dewasa dan burung betina dewasa bisa dilihat dari kalung yang melingkari di bagian dadanya. Pada burung jantan dewasa tidak terdapat pola garis hitam yang menyerupai kalung di  bagian dadanya. Sedangkan pada burung betina dewasa, kalung ini terlihat begitu jelas.

Apabila saya menulis burung jantan dan betina dewasa, tentu ada sebabnya. Ya, karena metode sexing di atas tidak dapat diterapkan pada burung muda, baik jantan maupun betina. Sebab pola garis hitan yang menyerupai kalung belum muncul pada burung muda.

Wah, jadi nggak bisa dibedakan jenis kelaminnya ya? Mesti menunggu burung dewasa dulu ya?

Oh, tidak. Metode sexing yang digunakan berbeda, yaitu mengamati tingkat kecerahan warna bulunya. Burung jantan memiliki warna kuning cerah, sedangkan betina kuning kusam. Hal ini berlaku untuk burung muda maupun burung jantan.

Masalah kecerahan warna antara burung jantan dan betina ini lazim dijumpai pada sebagian besar burung, bahkan terlihat pula pada ayam. Hal ini disebabkan adanya perbedaan warna struktural antara burung jantan dan burung betina. Warna struktural dipengaruhi oleh partikel hamburan cahaya.

Warna kuning terang, misalnya, disebabkan partikel hamburan cahaya di rongga udara dalam keratin, yang terdapat pada barb dan barbuleBarb adalah bulu yang menempel di sepanjang batang bulu. Setiap barb memiliki ratusan cabang / ranting, yang disebut barbule.

Warna struktural akan bekerja sama dengan warna pigmen dalam membentuk warna bulu burung secara keseluruhan. Makanya, jika kita melihat warna bulu pada burung jantan, umumnya lebih mengkilap daripada bulu betina.

Mozambik jantan dan betina sama-sama bisa berkicau. Hanya saja, kicauan jantan lebih bervariasi dan mirip suara kenari. Sedangkan kicauan betina lebih pendek dan kurang variatif  (cenderung monoton) dalam struktur lagunya. Pada burung muda, jantan dan betina memiliki kemampuan berkicau yang hampir sama.

Dalam beberapa kasus, burung muda betina terkadang lebih aktif  berkicau daripada burung muda jantan. Karena itu, metode sexing tidak perlu dilakukan dengan mendengarkan kicauannya, kecuali jika burung sudah berumur 6 bulan atau lebih.

Sangkar gantung untuk penangkaran mozambik

Menangkar burung mozambik  sama seperti menangkar kenari dan jenis burung finch lainnya bisa menggunakan kandang aviary, bisa juga memanfaatkan sangkar harian yang diubah fungsinya menjadi tempat penangkaran. Sesuai judul artikel, di sini kita hanya akan membahas penangkaran mozambik menggunakan sangkar harian atau sangkar gantung.

Berapa ukuran sangkar yang diperlukan? Sebenarnya tidak ada ukuran baku, namun saya menyarankan idealnya sangkar berukuran minimal 40 x 40 cm2 (tinggi 50 cm). Kotak sarang yang digunakan berbentuk cawan /  mangkuk terbuka, dengan  bahan sarang yang terdiri atas serat nanas atau bahan sarang yang sudah jadi (bisa dibeli di toko burung / poultry shop).

Proses penjodohan

Apabila memiliki mozambik jantan dan betina yang sudah berjodoh, Anda bisa lebih mudah untuk memulai penangkaran. Tetapi jika membeli calon indukan dalam keadaan terpisah, maka Anda harus menjodohkannya terlebih dulu.

Proses penjodohan mozambik bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan, bahkan tidak memerlukan masa perkenalan (pra-penjodohan) seperti mendekatkan sangkar betina dan sangkar jantan.  Jadi, Anda tinggal memasukkan burung jantan dan betina dalam sangkar yang sama.

Biasanya, beberapa hari kemudian mereka sudah terlihat berjodoh, ditandai dengan aktivitas makan bersama antara si jantan dan pasangannya.

Mengatasi mozambik yang sulit berjodoh

Sebenarnya mozambik termasuk burung yang mudah sekali berjodoh. Kalau induk jantan dan betina tidak juga segera berjodoh, itu menunjukkan ada ketidakberesan pada salah satu atau kedua induk. Lama pemantauan untuk memastikan burung tidak berjodoh itu umumnya 1 minggu. Jika sudah melewati batas waktu tersebut, silakan melakukan beberapa terapi berikut ini:

  1. Pisahkan dulu kedua burung berbeda kelamin ini, dan ditempatkan dalam sangkar masing-masing.
  2. Penempatan sangkar diusahakan sedemkian rupa, sehingga kedua calon induk tidak saling melihat dan/atau mendengar suaranya.
  3. Lakukan terapi vitamin pengangkat birahi, Terapi ini dilakukan setiap hari, sampai burung terlihat lebih aktif dan agresif.
  4. Seminggu setelah menjalani terapi, sangkar kedua induk mulai didekatkan (ditempelkan), sebagai pemancing birahinya.
  5. Jika kedua burung dalam sangkar berbeda selalu dalam posisi berdekatan, selalu mepet, termasuk saat tidur, itu menandakan kedua induk sudah berjodoh.
  6. Pindahkan kedua burung dalam sangkar gantung yang sudah disiapkan sebagai tempat penangkaran (lengkap dengan kotak sarang).
  7. Silakan menunggu induk betina bertelur dan mengerami telur-telurnya.

Untuk memberikan ketenangan pada kedua induk yang sudah berjodoh, usahakan sangkar penangkaran digantung di tempat yang jarang dilalui anggota keluarga Anda, atau orang lain termasuk tamu yang sering datang ke rumah. Untuk meningkatkan kenyamanan kedua induk, bagian depan sangkar bisa ditutup dengan kain atau kertas koran, seperti terlihat pada gambar di samping kanan.

Selanjutnya, burung mozambik jantan dan betina akan mulai membangun sarangnya. Burung betina akan bertelur sebanyak 2-4 butir, yang akan dieraminya selama 12-13 hari. Sedangkan burung jantan bertugas menjaga sarangnya, memberi makan burung betina dan membalikkan telur sewaktu burung betina keluar dari sarangnya.

web1-vert

Setelah menetas, Anda bisa memilih untuk membiarkan pengasuhannya kepada induknya, atau Anda tangani sendiri dengan metode handfeeding. Umumnya piyik mozambik sudah bisa meninggalkan sarangnya pada umur 16 – 18 hari, tetapi ia akan disapih induknya hingga umur  35 – 45 hari.

Demikian cara menangkar burung mozambik menggunakan sangkar gantung. Semoga bermanfaat.

klubburung


 

Melatih Mental Kenari Petarung


Lomba Papburi Solo

Suasana lomba Papburi

Memiliki kenari yang bersuara kencang, kristal, dengan lagu panjang yang mencapai minimal 35 detik, plus kicauan bervariasi, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemiliki burung, tak peduli apakah kenari tersebut berjenis lokal atau impor. Didukung mental yang baik, burung akan selalu ngotot jika mendengar suara kenari lain yang sama-sama gacor. Inilah modal utama yang harus dimiliki kenari Anda sebelum diterjunkan ke arena lomba atau latber.
Tidak jarang kenari yang bagus akan mengalami masalah dengan suaranya dan karakternya, sehingga bisa menurunkan performa di lomba. Di sini kita akan membahas perawatan kenari untuk tujuan lomba, dan bagaimana mengatasi permasalahan yang sering terjadi pada kenari lomba.

MELATIH MENTAL KENARI

Tahapan ini hanya untuk Anda yang memiliki kenari yang mentalnya belum stabil. Jika Anda memiliki kenari yang mentalnya sudah baik, silakan langsung masuk ke bagian Melatih kenari agar bersuara panjang.

Melatih mental kenari untuk lomba sangatlah penting, agar burung tidak mudah ngedrop di tengah lomba, atau kurang pede ketika mendengar suara kenari lain yang memiliki suara kencang, panjang dan bervariasi. Latihan bisa dilakukan melalui beberapa metode, yang semuanya bertujuan agar kenari terbiasa dengan situasi dan kondisi lingkungan yang baru, terbiasa dengan suara kenari lain yang kencang, serta terbiasa dengan sifat dan karakter dari kenari atau burung lainnya.

Berikut ini beberapa cara untuk meningkatkan mental burung kenari lomba:
• Untuk burung yang masih muda, latihan mental bisa dilakukan dengan menempelkannya pada kenari yang sudah mapan atau memiliki mental bagus. Burung muda memiliki sifat mudah meniru. Maka, ia pun akan mengikuti karakter, gaya dan suara dari burung kenari yang mapan tersebut.
• Sering mengajak burung jalan-jalan ke arena lomba atau latber, meski tidak ikut kontes (sekadar membiasakan kenari terhadap keramaian suasana serta suara burung kenari lainnya).
• Gantung di tempat yang berbeda-beda. Tujuannya agar burung terbiasa dengan lokasi baru. Perubahan tempat baru biasanya akan membuat kenari lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk di arena lomba (baik mendapat gantangan di tengah maupun di pinggiran).
• Pastikan kondisi burung selalu fit. Burung yang kondisi fisiknya fit bukan hanya lebih tahan terhadap serangan penyakit, tetapi juga memiliki korelasi positif terhadap kondisi mentalnya. Burung bermental bagus pun bisa drop, ketika kondisi fisiknya tidak / kurang fit, dan butuh waktu lama untuk mengembalikannya ke kondisi mental idealnya.

BEBERAPA PROBLEM TERKAIT KENARI MENTAL

Kalau ada beberapa problem yang terkait dengan mental kenari Anda, sebaiknya perbaiki dulu agar tidak berlarut-larut dan makin menyulitkan dalam perawatan harian maupun perawatan lomba. Problem mental bahkan bisa dialami pula oleh kenari yang gacor, suara kicauannya panjang dan bervariasi. Misalnya, gaya bernyanyinya lebih sering di dasar sangkar atau sering njeruji (menabrak sangkar).

Sebagus apapun performa suaranya, mental burung seperti itu pasti akan berpengaruh terhadap penilaian juri dalam sebuah kontes atau lomba. Kicauan yang semula ideal, tiba-tiba berubah ketika burung tidak terkontrol emosinya. Emosi dapat disebabkan burung sedang birahi, tetapi bisa juga disebabkan faktor lain, termasuk masalah mental yang labil. Kalau sudah begini, suara panjangnya pun bisa berubah menjadi pendek.

Jika kondisi seperti ini terpantau minimal sepekan sebelum lomba, biasanya masih memungkinkan untuk diperbaiki dan diterjunkan ke arena lomba. Tetapi jika hanya beberapa hari menjelang lomba, dan upaya perawatan belum membuahkan hasil, sebaiknya jangan dipaksakan ikut lomba dulu.

Ada beberapa tahapan yang bisa Anda lakukan dalam menyelesaikan problem mental kenari yang seperti ini :
• Coba tambahkan beberapa tangkringan di dalam sangkarnya. Misalnya, jika semula hanya ada 2 tangkringan, bisa ditambah menjadi 3-4 tangkringan yang dipasang melintang. Logikanya sederhana, yaitu memberi pilihan kepada kenari untuk menclok di tangkringan yang paling disukainya.
• Pada saat yang sama, berikan terapi pembatasan pakan. Hal ini terutama jika Anda terbiasa memberikan telur puyuh setiap hari atau memberikan extra fooding berupa kroto dalam porsi terlalu banyak sehingga kenari mengalami over birahi (OB). Terapi pembatasan pakan ini mencakup dua hal:
1.Pemberian kroto utk sementara dilakukan 2x seminggu, masing-masing dgn porsi maksimal 10 butir kroto.
2.Pemberian telur puyuh untuk sementara juga 2x seminggu.
• Berikan mentimun selama 2 hari berturut-turut.
• Tingkatkan frekuensi mandi, misalnya pagi, siang, dan sore hari.
• Kurangi lama penjemuran menjadi 30 menit / hari.
• Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama.

7af78ac50170acc211282c32ff55c9bf_fullLomba Kenari

MELATIH KENARI BERSUARA PANJANG

Melatih kenari agar bersuara lebih panjang dapat dilakukan dengan melatih pernafasan burung. Cara yang biasa dilakukan adalah memasukkan burung ke dalam kandang umbaran sewaktu menjemur burung, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Metode ini akan membuat burung lebih aktif atau banyak bergerak.
Lakukan pengumbaran selama 1 jam, kemudian burung dikembalikan ke kandang / sangkar harian. Setelah itu dijemur seperti biasa. Usai pengumbaran dan penjemuran, berikann vitamin yang dilarutkan dengan air minumnya. Lakukan latihan ini sampai burung kenari benar-benar memiliki lagu yang bervariasi dan lebih panjang dari sebelumnya.
Pemberian kerodong diperlukan bagi kenari agar tidak terlalu sering mengeluarkan kicauannya sepanjang hari, serta untuk menjaga kondisinya, terutama saat cuaca sedang dingin atau turun hujan. Berikan kerodong setiap sore hari sebelum burung dimasukkan kedalam rumah untuk beristirahat.

Semoga bermanfaat.
Klubburung

Breaking News


Terima kasih sebelumnya saya ucapkan kepada semua Bapak/Ibu yang sudah membeli maupun yang berniat ingin membeli kenari-kenari dari POKEN (PONDOK KENARI BIRD FARM) Sebagai informasi, Saya memohon maaf kepada semua teman-teman yang sudah menyempatkan waktu tiap hari mengunjungi website ini, menelpon serta yang langsung berkunjung ke tempat saya, Bahwa dengan ini saya informasikan untuk saat ini PONDOK KENARI BIRD FARM sementara Off breeding. Terkhususkan untuk produksi kenari silangan F1 dsbnya. hal ini dikarenakan adanya renovasi dan perluasan kandang sehingga tidak memungkinkan kenari-kenari untuk dapat berproduksi secara nyaman. oleh karena itu saya putuskan untuk stop breeding untuk sementara waktu sampai pengerjaan renovasi kandang rampung. Oleh karena itu sekali lagi saya memohon maaf untuk ketidak nyamanan ini dan untuk informasi-informasi terbaru seputar kemajuan pengerjaan kandang ternak secepatnya akan saya sampaikan melalui website ini juga.

Informasi PENTING lain yg perlu untuk diketahui bersama adalah, bahwa saya sudah menyediakan line telpon khusus untuk menghubungi pihak PONDOK KENARI BIRD FARM, Bapak/Ibu sekalian bisa bertanya seputar kenari/mengenai stok kenari maupun pemesanan ring burung, dsbnya. Bapak/Ibu bisa langsung menghubungi kami di nomer handphone 021-51433381 (ini nomer hp CDMA-Jadi bisa telpon atau dan menerima SMS) dan nomer yg lama TIDAK DIGUNAKAN LAGI….!

Terima Kasih
Anda Ryn

Mengatasi Kenari Botak Pada Induk Betina


Mengatasi Kenari Botak Pada Induk Betina

canary-disease-element36Dalam beberapa kasus, kita sering menjumpai induk kenari betina yang mengalami kebotakan terutama di bagian leher dan kepalanya. Kasus ini juga kerap terjadi pada jenis burung finch lainnya. Hal ini biasanya terjadi ketika induk betina sedang dalam masa reproduksi atau masa berkembang biak. Apakah kebotakan seperti itu bisa diobati dan teratasi?

Jika kebotakan dialami induk betina kenari (juga finch) selama masa reproduksi, kemungkinan besar hal itu disebabkan sang induk mengalami defisiensi yodium (I). Seperti diketahui, yodium merupakan salah satu jenis mineral yang memegang peranan penting terhadap fungsi kelenjar tiroid.

Burung yang mengalami defisiensi yodium akan mengalami beberapa permasalahan serius, misalnya kesulitan molting seperti mabung yang tidak tuntas, nyulam, bahkan bulu tidak mau tumbuh lagi usai ambrol (tahapan sebelum mabung).

Bukan hanya itu! Ketika fungsi kelenjar tiroid tidak normal akibat kekurangan yodium, maka hal ini bisa memicu terjadinya masalah pernafasan, bahkan infertilitas pada induk kenari betina. Infertilitas akan menyebabkan induk betina tidak mampu menghasilkan telur fertil (subur).

Sebagian penangkar, juga pemelihara kenari, acapkali tidak memperhatikan kandungan yodium dalam pakan yang diberikannya kepada burung. Sama seperti kalsium, mineral ini dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Kalau kelebihan akan dibuang melalui feces (kotoran). Tetapi jika sampai kekurangan akan menimbulkan beberapa gangguan seperti dijelaskan di atas, termasuk botak di kepala dan lehernya.

Meski jumlah yang dibutuhkan sangat sedikit, belum tentu hal ini terpenuhi oleh makanan yang biasa diberikan kepada kenari, termasuk pakan jadi sekalipun. Karena itu, sangat penting untuk memastikan kecukupan yodium dalam pakan kenari.

Pada induk betina yang mengalami kebotakan, kemudian diterapi dengan meningkatkan kadar yodium dalam pakannya, biasanya sekitar 2-3 minggu sudah terjadi perubahan dengan adanya tunas-tunas bulu (bulu-bulu jarum) yang bermunculan.

Terdapat beberapa cara untuk meningkatkan kadar yodium dalam pakan kenari, yaitu :

  1. Menambahkan parutan tulang ikan sotong ke dalam makanan atau sayuran hijau yang biasa diberikan kepada burung. Jika tidak ada tulang ikan sotong, bisa juga menggunakan kulit atau kerabang tiram.
  2. Memberikan multimineral, yang memiliki kepastian kecukupan yodium. Bukan hanya yodium, tetapi semua mineral esensial yang dibutuhkan burung sudah ada dalam multimineral tersebut.

 Faktor kebotakan selain defisiensi yodium

Jika setelah 3 minggu menggunakan kedua cara di atas (terutama cara kedua), dan bulu-bulu jarum masih belum tumbuh, bisa dipastikan kebotakan bukan disebabkan induk betina mengalami defisiensi yodium. Ada beberapa faktor penyebab kebotakan selain defisiensi yodium, yaitu :

  • Kekurangan nutrisi, terutama protein.
  • Usia kenari sudah tua. Beberapa kenari betina berusia tua sering mengalami kebotakan pada sekitar leher dan kepalanya.
  • Terlalu produktif. Kebotakan juga kerap dialami induk kenari betina yang over produksi. Misalnya dalam setahun bisa 4 kali produksi. Tetapi itu hanya terjadi jika tidak diimbangi dengan nutrisi yang sepadan. Burung produktif yang nutrisinya terjaga jarang mengalami kebotakan.
  • Infeksi bakteri, atau gangguan kutu, tungau, jamur dan parasit lainnya bisa menyebabkan beberapa bulu berjatuhan. Jika tidak segera diatasi akan terjadi kebotakan yang merata, dan jika sudah kronis bisa menjadi botak permanen. Bisa diantisipasi sejak awal melalui terapi obat kutu yang disemprot ke tubuh burung dan lingkungan kandang.

Bagaimana pun, penangkaran tidak mungkin dilakukan jika induk betina mengalami kebotakan, terlebih jika penyebabnya defisiensi yodium. Ketika burung dipaksa untuk terus berproduksi, dalam kondisi tubuh yang kekurangan yodium, maka lambat-laun akan berimbas ke saluran pernafasannya.

Semoga bermanfaat.

klubburung

Tips Membeli Kenari Bahan


Artikel kali ini akan memandu para pemula dalam memiliki kenari bakalan yang memiliki prospek bagus. serta bagaimana membedakan kenari jantan dan betina, meski Anda memilihnya dari kandang ombyokan.

Tips memilih kenari bahan

Garis paruh yang sejajar dengan lingkar tengah mata menandakan burung jantan. Jika mata berada di atas garis paruh berarti betina.

  • Kalau Anda ingin kenari yang lebih cepat berbunyi, sebaiknya pilihlah kenari yang berwarna campuran atau bond, karena kenari tersebut lebih cepat berbunyi ketimbang kenari berwarna polos seperti kuning atau putih.
  • Pilihlah kenari yang sehat dan lincah, apalagi yang terlihat sering bersuara di dalam kandang ombyokan tersebut.
  • Pilih kenari yang memiliki paruh tebal.
  • Perhatikan apakah kenari memiliki cacat fisik, baik di kaki, sayap, mata , badan, dan kuku jarinya.
  • Perhatikan apakah ada kenari yang sangat agresif, atau jika ada yang mendekati langsung dipatuk atau langsung berbunyi. Kenari tersebut memiliki mental yang bagus.
  • Kenari ombyokan biasanya berusia di bawah 3-5 bulan. Jadi salah satu tips bagaimana memilih kenari jantan dengan melihat kesejajaran antara garis paruh dengan lingkar matanya. Jika sejajar, kemungkinan besar kenari tersebut jantan.
  • Pilihlah kenari yang berleher besar dan agak gembung atau menggelembung sewaktu berbunyi, karena dari situ kita bisa menilai bahw kenari tersebut akan mampu berkicau dengan suara yang panjang.

Breeding

Membedakan kenari jantan dan betina saat masih piyik

Membedakan kenari jantan dan betina sangat mudah dilakukan pada saat burung masih berusia piyik atau masih muda, ketika bulu-bulu jarum baru tumbuh. Tekan saja sarangnya dengan jari, maka akan ketahuan mana burung betina dan mana burung jantan.

  • Burung betina akan diam saja di tempat, atau hanya sekadar melihat kita.
  • Burung jantan akan mengangkat pantat atau ekornya ke udara, dan menurunkan kepalanya.

Itulah cara yang 100% akurat dan sangat mudah, karena burung yang menundukan kepala sewaktu sarang ditekan adalam burung jantan.

Membedakan jantan dan betina pada kenari dewasa

Secara umum, kenari jantan akan berkicau, sedangkan kenari betina tidak berkicau dan hanya memanggil-manggil saja. Tetapi terkadang sulit membedakan kenari jantan dan betina jika umurnya makin bertambah tua, atau siap berkembang biak, kalau hanya mendengarkan suaranya saja. Sebab burung betina juga bisa memiliki kemampuan berkicau seperti burung jantan, meskipun dengan variasi dan jarak yang pendek atau sering terputus di tengah.

Cara yang paling ampuh adalah melihat bagian kloaka (vent) dari burung tersebut. Kloaka kenari betina berbentuk bulat-bengkak dan memerah, yang menadakan burung dalam kondisi siap bereproduksi. Kloaka burung jantan terlihat menonjol dan memerah, yang menandakan burung siap kawin.

Klub burung

Perkembangan Embrio Telur Kenari


 Telur KenariTELUR KENARI

Dalam breeding kenari (atau burung berkicau lainnya)kita semua punya masalah dengan telur yang belum menetas dengan sejumlah alasan, saat surfing internet saya menemukan artikel berikut di situs unggas domestik, mungkin dapat menjelaskan beberapa hal kepada kita semua.

Sebuah telur burung adalah cara alami untuk mereproduksi spesies dan mengandung semua nutrisi penting bagi kehidupan. Semua nutrisi yang dibutuhkan dikemas ke dalam kuning telur dan albumin (putih telur)dan tertutup oleh sebuah cangkang. Sebuah telur yang subur (fertil) harus berisi sejumlah air, protein, karbohidrat, mineral, vitamin dan lemak yang dibutuhkan, karena kekurangan apapun akan mengurangi kemampuan embrio untuk tumbuh, menetas dan bertahan hidup.

Meningkatnya tingkat karbon dioksida di dalam telur akhirnya memicu kejang pada otot leher embrio, menyebabkan kepala anak burung untuk berkontraksi sampai paruhnya memecah membran ruang udara di ujung tumpul dari telur. Anak burung mengambil napas untuk pertama kalinya dan paru-parunya mulai berfungsi karena bernafas dengan udara yang ada dalam ruangan ini. Tingkat karbon dioksida tinggi juga menyebabkan otot-otot perut berkontraksi, menarik kantung yolk eksternal dalam rongga perut, di mana ia perlahan diserap. Seperti anak burung menghirup oksigen di ruang udara, tingkat karbon dioksida naik lagi, untuk sebanyak 10%, memicu kontraksi pada otot leher.

Selama terjadi kejang, pada ujung paruh anak burung mendorong kulit telur, membentuk ‘retakan’ dan menjadi lubang, yang memungkinkan oksigen segar untuk memasuki ruang udara. Sekarang, anak burung mulai berjuang untuk hidupnya. Kejang otot pada leher, punggung, dan perut, memaksa burung untuk meronta dan memutar posisinya dari lubang ‘retakan’ pertama. Kontraksi otot leher lagi dan lagi ‘retakan’ dibuat bersama yang pertama. Ini perforasi kecil, atau ‘retakan’ selalu dibuat dalam arah berlawanan arah jarum jam. Anak burung berputar posisinya, kejang otot terjadi, retakan lain dibuat lagi, dan seterusnya, sampai membentuk cincin perforasi girdle shell. Akhirnya, anak burung telah terkelupas cukup jauh dari shell untuk melonggarkan lingkaran retakan ini, dan mulai menendang dengan kakinya, dan anak burung menetas sempurna.

Dalam sebuah spesies kecil, seperti kenari, seluruh proses menyusup ke dalam ruang udara dan membentuk retakan pertama memakan waktu sekitar tiga jam. Interval dari retakan pertama sampai membentuk lingkaran retakan dan menendang bebas dari telur dapat mengambil waktu 30 menit, jika kondisi benar. Namun, sejumlah ‘kesalahan fatal’ dapat terjadi selama jam-jam terakhir dari pengembangan ayam dan penetasan, tiga hal yang mengakibatkan terjadinya ‘kematian embrio’ dijelaskan sebagai berikut:

1. Sering terjadi, jika telur lebih bulat dari oval, bahwa burung berakhir dengan pusat di ujung yang salah dari telur, jauh dari ruang udara. Ini adalah mematikan dalam banyak kasus karena burung tidak dapat menembus ruang udara untuk memperoleh napas pertama dan mati lemas.

2. Demikian pula, jika kepala burung itu menjadi terjebak di bawah sayap kiri, bukan sayap kanan, ini akan berakibat fatal pada hampir semua kasus. Anak burung secara genetik ‘terprogram’ untuk mengubah berlawanan arah jarum jam karena pips shell, tetapi jika kepala terkunci di bawah sayap kiri, tubuhnya mendapat di jalan dan ‘pipping’ atau peretakan kulit telur secara melingkar tidak dapat terjadi.

3. Akhirnya, jika kaki anak burung itu ditempatkan di atas kepalanya, ini juga akan mematikan, karena tidak akan mampu menendang bebas dari shell. Jadi, sekali lagi alam memberi kita sebuah ‘hadiah kecil’ dari burung kenari yang baru menetas.

Di dalam telur yang Luar biasa

Suhu adalah faktor yang paling penting untuk perkembangan embrio di dalam telur kenari. Jika suhu naik di atas atau di bawah kisaran inkubasi optimal, maka embrio diujung kehidupan. Percaya atau tidak, ini suhu optimal berada dalam rentang yang sangat sempit dari hanya setengah derajat, dari 99,5 °F – 100 °F (37,5 °C – 37,78 °C) untuk SEMUA jenis burung.

Suhu tubuh dari burung kenari dewasa adalah 107 °F, sedangkan burung kenari dalam keadaan mengerami dapat mencapai 110 °F, tetapi suhu di dalam telur tidak boleh melebihi 100 °F.

Burung mencapai ini dengan terus-menerus mengubah dan mengatur ulang posisi telur yang dieraminya. Permukaan telur mungkin lebih hangat dalam kontak langsung dengan tubuh burung, tapi hati-hati ia berbalik dan berputar telurnya sehingga bagian dalam telur tetap menjadi hampir konstan 100 °F. Dari telur dibuahi mulai berkembang bahkan sebelum telur meninggalkan batas-batas hangat dari tubuh ayam. Dalam waktu dua jam pembuahan, sel yang baru terbentuk, yang berisi setengah DNA dari setiap induk burung, membagi untuk membentuk dua sel. Sel-divisi terus sehingga pada saat telur diletakkan, bola sel terdiferensiasi menempel pada permukaan atas dari kuning telur, di mana ia akan segera menjadi embrio.

Ketika telur diletakkan dalam sarang, suhu internal turun di bawah 80 °F (26,7 °C), sel-divisi berhenti dan telur menjadi tidak aktif. (Hal ini mengapa sangat penting, sebab jika Anda mau menyimpan telur burung maka Anda harus menyimpannya dalam ruangan yang sejuk antara
50-65 °F).

Menyimpan telur burung pada suhu 80 °F atau di atas akan menyebabkan lambatnya pertumbuhan sel-sel yang menghasilkan embrio yang akhirnya dapat menyebabkan kematian sel-sel embrio. Dan sebaliknya pula jika telur burung disimpan pada suhu di bawah 40 °F (4,4 °C) juga akan membunuh sel-sel yang subur ini. Setelah burung kenari mulai mengerami telurnya, dan mereka mencapai suhu internal yang benar, sejumlah peristiwa terjadi dalam perubahan yang cepat. Urutan ini luar biasa!

Pada Hari Pertama:
Setelah 10 Jam – titik embrio kenari terlihat
Setelah 11 Jam – saluran pencernaan muncul
Setelah 12 jam – tulang punggung mulai mengembang
Setelah 13 Jam – kepala mulai terbentuk
Setelah 15 Jam – jantung dan mata mulai terbentuk
Setelah 21 Jam – pembentukan telinga dimulai

Hari Kedua
jantung mulai berdetak
kaki dan sayap mulai tumbuh
lidah dan hidung mulai terbentuk

Hari Ketiga
Pembentukan organ reproduksi dan diferensiasi seks

Hari Keempat
Paruhnya mulai terbentuk

Hari Kelima
Down dan bulu folikel mulai terbentuk

Hari Keenam
Paruh mulai mengeras

Hari Ketujuh
Pada titik setengah jalan sampai menetas! Semua di atas jaringan dan organ
terus tumbuh dan berkembang.

Hari Kedelapan
Penampilan sisik kaki dan kuku kaki

Hari Kesembilan
Sebuah peristiwa penting, terjadi perubahan posisi embrio, sehingga kepalanya dan bahu berada di bagian ‘tumpul’ telur.

Hari Kesepuluh
Kuku kaki, dan paruh mengeras, dan paruh menuju ruang udara

Hari Kesebelas
Kantung kuning telur mulai diserap ke dalam rongga tubuh

Hari Keduabelas
Anak kenari mengisi semua ruang dalam telur kecuali ruang udara

Hari Ketigabelas
Leher kejang dipicu oleh meningkatnya kadar karbon dioksida dalam sel telur, menyebabkan anak burung masuk ke ruang udara dan mengambil napas pertama. Tingkat Karbon dioksida mulai naik lagi sebab anak burung mengkonsumsi oksigen di ruang udara didalam telur. Kontraksi perut menyedot kantung kuning telur ke dalam tubuh anak burung tersebut. Leher, perut, dan back-otot kejang terjadi menyebabkan anak ayam untuk membuat lubang di kulit telur dan proses penetasan dimulai.

Hari Keempatbelas
Anak kenari generasi baru
Perkembangan embrio kenari adalah, progresif sistematis, langkah demi langkah prosesnya. Ada jadwal yang pasti untuk pengembangan setiap bagian dari tubuh bakal kenari itu. Jadi, menjaga mereka agar tenang dan aman dari gangguan, memasok mereka dengan makanan yang cukup dan air, dan mereka akan membalas Anda dengan angguk kepala, mulut menganga, dan setelah dewasa memberi kicauan yang menghibur hati sang pemiliknya.

Referensi pesona kenari

Stromberg, J., A Guide to Better Hatching, Stromberg Publishing Co., Fort Dodge, IA 1975 Cornell Extension.
Bulletin 205, Cornell University, Ithaca, NY

Melatih Kenari WaterSlanger Bersuara Mengalun


Kenari waterslager dikenal karena keindahan suaranya yang mengalun bak gemuruh air terjun di pegunungan. Alunan suaranya yang bervariasi dimungkinkan jika burung dilatih bersama dengan burung sejenis yang sudah bersuara bagus. Hasilnya, kenari asal Belgia ini akan memiliki suara lebih variatif, gabungan antara suara aslinya dan suara tambahan dari hasil pelatihan. Oke, kita simak tips melatih kenari waterslager agar suaranya bisa mengalun.

IMG-20120616-00120

Burung kenari waterslager, terutama jantan, memerlukan konsentrasi penuh selama menjalani pelatihan dengan mendengarkan suara burung lain yang bagus. Konsentrasi dibutuhkan agar burung tidak sering bergerak ke sana-kemari, misalnya karena kehadiran kenari jantan lainnya dalam satu ruangan. Sebagian besar materi pelatihan burung ini disarikan dari waterslanger.com, berukut kutipannya:

Untuk menciptakan suara mengalun pada kenari waterslager, Anda perlu melatih beberapa ekor sekaligus, setidaknya lebih dari satu ekor. Masukkan semua kenari waterslager ke dalam kandang masing-masing.

Setiap burung tidak boleh melihat burung di sebelahnya. Jadi, kalau burung-burung dimasukkan dalam kandang koloni, Anda harus menggunakan penyekat agar sesama waterslager tidak bisa saling mengintip, karena akan mengganggu konsentrasi saat menjalani latihan. Selain itu, metode ini memungkinkan setiap kenari mendengar dan merekam suara kenari-kenari lain di dekatnya.

Pencahayaan kandang menggunakan lampu yang intensitasnya bisa diatur, dalam arti kita bisa menyetel terang dan redupnya lampu. Lampu seperti ini bisa Anda beli di toko ikan hias (arwana sangat membutuhkan lampu seperti ini), atau bisa juga membelinya di toko lampu hias.

Tujuan lampu yang intensitas cahayanya bisa diatur adalah untuk membuat kenari bernyanyi di saat cahaya terang. Begitu cahaya lampu diredupkan, atau intensitas cahayanya diturunkan, maka kenari pun akan melembutkan suaranya. Jika kenari berhenti bernyanyi, berarti Anda menurunkan cahaya terlalu cepat.

Idealnya, apabila dalam satu ruangan terdapat beberapa ekor waterslager, maka jumlah lampu yang dibutuhkan sesuai dengan jenis burung yang dilatih. Ini sangat penting agar burung dapat bernyanyi dengan intonasi yang berbeda-beda. Misalnya lampu di kandang nomor 1 dibiarkan terang, dan pada saat yang sama lampu di kandang nomor 2 diredupkan.

Yang penting diingat di sini adalah pengaturan intensitas cahaya. Dengan demikian, kenari bisa mempelajari suara kenari lain yang bersuara lembut dan/atau suara yang berbeda setiap kali intensitas cahaya diatur sedemikian rupa oleh sang pelatih.

Apabila matahari akan tenggelam, lampu sebaiknya dimatikan agar burung tidak kaget dalam kegelapan. jika semua lampu diterangkan, mereka akan bernyanyi seperti layaknya sebuah ensamble musik. Nah dari situlah mulai diatur-atur pencahayaannya dengan jarak selama 15 – 20 menit untuk masing-masing intensitas cahaya di setiap kandang.

Proses pelatihan ini biasanya akan berlangsung 6-8 minggu, tergantung kecerdasan setiap individu kenari yang seringkali berbeda dari individu lainnya. Jika kebetulan waterslager Anda cerdas, ia bisa “lulus training” dalam waktu 5-6 minggu, dengan lagu dan irama yang bervariasi dan siap dikonteskan.

Kesimpulan dari teknik pelatihan ini adalah kegelapan bisa membuat burung kenari waterslager jantan bisa menambah variasi suaranya, dan mengatur suara nyanyiannya sehingga mengalun bak gemuruh air terjun di pegunungan.

klub burung

Mengatasi Kenari Yg Hanya Ngeriwik


lemon1.jpg

Kenari merupakan salah satu jenis burung paling popular di Indonesia, bahkan dalam survei yang dilakukan Burung Kenari Indonesia (2006), kenari menempati urutan teratas dari semua jenis burung berkicau yang paling banyak dipelihara di Indonesia. Tidak heran jika sebagian besar kicaumania pernah atau masih memiliki burung kenari, baik yang sudah gacor maupun masih sebatas ngeriwik alias masih muda.

Bagaimana jika kenari kerjanya hanya ngeriwik saja setiap hari, meski sudah cukup umur? Hal itu bisa disebabkan oleh dua faktor.

Pertama, kenari memang sudah cukup umur, tapi belum mencapai umur dewasa kelamin (pada manusia disebut masa puber, di mana remaja pria sudah menghasilkan sperma dan remaja putri sudah mengalami haid). Pada kenari, umur dewasa kelamin pada burung betina ditandai dengan mengeluarkan telur untuk pertama kali, pada burung jantan ditandai dengan sel sprema saat mengawini betina.

Umur dewasa kelamin pada kenari jantan dan betina sekitar 7-8 bulan. Keterlambatan burung mencapai umur dewasa kelamin bisa disebabkan faktor genetik (keturunan), tetapi umumnya disebabkan perlakuan pakan yang kurang mencukupi kebutuhan gizi burung, khususnya kadar protein dalam pakan.

Kadar protein dalam pakan idealnya 12-15% untuk burung dewasa sebelum masa reproduksi, dan 16-18% untuk masa reproduksi.

Kedua, burung kenari sudah mencapai umur dewasa kelamin, tetapi birahinya relatif rendah. Ketika tidak dipasangkan atau dijodohkan, gejala ini tidak bisa diamati dengan jelas, karena burung tetap sehat dan lincah. Tetapi ketika hendak dijodohkan baru terlihat betapa sulitnya burung jantan, atau burung betina, atau jantan dan betina untuk dijadikan pasangan.

Dari dua penyebab tersebut, kita akan bahas satu persatu permasalahan yang kerap terjadi pada kenari dan bagaimana solusinya. Sebelumnya, kita bahas dulu beberapa tahapan suara pada burung kenari, agar Anda bisa memahami lebih lanjut mengenai permasalahan kenari yang ngeriwik saja.

Tahapan suara kenari berdasarkan umur

Faktor usia memang sangat menentukan kapan burung kenari jantan mulai berkicau untuk menunjukan minatnya terhadap burung betina. Seperti dijelaskan sebelumnya, umur dewasa kelamin kenari jantan rata-rata 7-8 bulan.

Pada burung muda yang belum mencapai umur dewasa kelamin, misalnya umur 5 – 7 bulan, biasanya dia hanya akan bersuara kecil atau belajar berkicau yang terdengar seperti bergumam atau ngeriwik.

Sekitar satu bulan berikutnya, atau ketika kenari memasuki usia 6-7 bulan, dia mulai sering melantunkan suara ngerolnya meski terdengar agak terputus-putus, karena memang masih dalam tahap belajar.

Pada umur 7-8 bulan, atau ketika memasuki umur dewasa kelamin, saat itulah burung seharusnya sudah mampu berkicau dengan lantang, membawakan lagu aslinya yang panjang.

Setelah berusia 9 -10 bulan katau lebih, kenari mampu berkicau dengan variasi isian sesuai dengan apa yang didengarnya saat menjalani program pemasteran. Makin banyak isian suara yang masuk ke dalam memori burung, makin banyak juga variasi lagu yang bisa ditampilkannya saat dewasa.

Lalu, bagaimana jika kenari sudah berusia lebih dari 7 – 8 bulan, tetapi tidak mampu berkicau seperti burung kenari jantan lainnya? Di sini kita patut mencermati apa jenis kelamin dari kenari yang kita miliki.

Kalau sudah berbulan-bulan dirawat tapi burung masih tidak menunjukan suara atau kicauannya, ada kemungkinan burung tersebut betina. Sebab burung betina hanya akan bisa bersuara lantang seperti halnya burung jantan setelah berusia 1 tahun lebih. Penasaran dengan suara kenari betina? Silakan tonton videonya yang ada di bagian bawah halaman ini.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menangani burung kenari yang belum mau bunyi meski usianya sudah cukup mapan.

  • Jika Anda sudah tahu kalau kenari yang masih ngeriwik adalah jantan, maka yang harus diubah adalah pola perawatan standar. Perubahan itu bisa dari pola mandi dan jemur yang bisa ditingkatkan setiap harinya. Misalnya, setelah dimandikan dan diangin-anginkan, burung dijemur dan hanya diberi pakan sayuran segar atau buah-buahan saja. Hal ini bertujuan untuk membuang dahak atau cairan yang ada dalam tenggorokannya.
  • Kenari termasuk burung sosial (baca: koloni).  Jadi dalam hal ini cobalah gandeng atau tempel kenari Anda dengan kenari lain yang memiliki suara kencang / gacor. Hal ini akan memancing kenari Anda untuk ikut bersuara dengan lantang
  • Berikan pakan biji-bijian yang lengkap seperti canary seed yang dicampur dengan niger seed dan juga bijian hitam lainnya, untuk merangsang birahinya. Sediakan pula selada dan  telur rebus yang diberikan dua kali seminggu.
  • Kenari yang mengalami kegemukan juga cenderung tidak mau bersuara lantang, dan hanya ngeriwik saja, karena kandungan lemak menekan kantung udara dan membuatnya esulitan saat mengambil nafas untuk berkicau dengan suara ngerol. Hal itu pula yang menjadikan kenari cepat lelah dan tidak mau banyak bergerak (tidak aktif).

Mengatasi burung yang birahinya rendah

Apabila Anda menjumpai kenari jantan sudah mencapai umur dewasa kelamin, tetapi suaranya masih saja ngeriwik, kemungkinan besar birahinya rendah. Solusi yang bisa dilakukan adalah memberikan treatment pakan, terutama yang kaya protein untuk memacu peningkatan kadar hormin testosteron.

Tetapi treatment pakan tidak pernah bersifat instan, karena sari-sari makanan harus berproses dulu secara pelan-pelan, mulai dari pendistribusian sari-sari makanan ke seluruh jaringan tubuh selama beberapa minggu, sampai kondisi kekurangan protein itu berhasil teratasi.

Kedua, menjadi stimulan atau perangsang untuk pembentukan hormon testosteron secara alami dalam tubuhnya. Pada burung jantan, hormon testosteron dihasilkan oleh testis.

Burung betina pun sebenarnya memiliki hormon testosteron, dihasilkan oleh ovarium, tapi jumlahnya hanya 1/20 daripada kadar testosteron burung jantan. Itu sebabnya, pada sebagian besar spesies burung, suara burung jantan lebih merdu dan lebih keras.

klub burung

Therapy Kenari Kurus


IMGP0486

Burung kenari yang kurus sering disebut berdada nyilet. Begitu kurusnya, sehingga tulang dadanya terlihat menonjol. Bobot badannya pun berangsur-angsur mengalami penurunan, sehingga nyaris tak ada lemak di bawah kulit, yang berfungsi mengurangi pengaruh hawa dingin terhadap tubuh. Tidak heran kalau kondisi kesehatan pada burung berdada nyilet sangat ringkih. Jika tidak segera ditangani tentu akan mengganggu fungsi fisiologi, metabolisme, sistem reproduksi, juga meniadakan potensi suaranya.

Umumnya burung kenari yang tubuhnya kurus atau berdada nyilet disebabkan kesalahan dalam perawatan, terutama kekurangan nutrisi dan vitamin. Bisa juga karena cacing yang masuk ke tubuh burung, kemudian berbiak dalam saluran pencernaan dan mengisap sebagian besar bahkan seluruh sari-sari makanan yang mestinya didistribusikan ke seluruh jaringan tubuh.

Kemungkinan lain adalah infeksi bakteri di dalam tubuh burung, yang merusak atau menghambat fungsi dari beberapa organ pencernaan, sehingga makanan tidak bisa dicerna secara sempurna. Akibatnya, apa yang dimakan burung akan keluar melalui kotorannya dan tidak sempat atau sedikit sekali yang diolah menjadi sari-sari makanan.

Kenari yang jarang bergerak juga bisa mengalami kekurusan, sehingga otot-ototnya mengkerut atau tidak bisa mengembang secara normal. Hal ini sering dialami penangkar yang kandangnya terlalu sempit.

Kalau Anda memiliki kenari dengan permasalahan seperti di atas, maka cara memperbaikinya bisa dilihat dari faktor penyebabnya, dan Anda sendirilah yang paling mengetahuinya.

Terapi perbaikan kualitas pakan

Terapi ini diperlukan ketika Anda merasa selama ini belum memberikan makanan sesuai dengan kebutuhan kenari, baik secara kuantitas (jumlah pakan) maupun kualitas (mutu pakan). Jika Anda membeli pakan jadi, apalagi yang bermerek, saya yakin produsennya sudah memperhitungkan kandungan nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, energi metabolisme, hingga serat kasar.

Sebenarnya pakan jadi juga mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral. Namun khusus vitamin dan mineral, sebagian besar pakar perburungan selalu menganjurkan untuk memastikan kecukupannya dari luar bahan pakan, atau dalam bentuk suplemen. Hal ini karena vitamin dan mineral memiliki puluhan jenis, dan mustahil bisa terpenuhi secara tepat pada bahan pakan.

Di beberapa negara Eropa, terapi kenari dada nyilet melalui perbaikan kualitas pakan biasanya dilakukan dengan cara menambahkan bee pollen ke dalam bahan pakan  Bee pollen adalah serbuk bunga jantan yang diambil oleh lebah pekerja, dan digunakan sebagai makanan pokok dari seluruh koloni lebah madu. Produk ini bisa dijumpai di apotik atau mall, dengan berbagai merek.

Terapi obat cacing

Terkadang kita sulit membedakan apakah burung kenari kurus akibat cacing di dalam tubuhnya, atau burung mengalami kekurangan gizi. Hal ini wajar saja, mengingat cacing mengisap sari-sari makanan yang sudah dicerna oleh organ pencernaan burung, sehingga jaringan tubuh tidak mendapat asupan gizi.

Sedangkan pada burung yang kekurangan gizi, tapi bukan disebabkan cacing, biasanya terjadi karena kita lalai dalam memberikan pakan berkualitas, baik dari segi jumlah (kuantitas) maupun mutu atau kandungan nutrisinya.

Untuk memastikan apakah burung kurus akibat cacing, Anda bisa melihat kotorannya. Biasanya pada feces atau kotoran burung yang terinfeksi cacing akan disertai benda kecil memanjang yang bergerak-gerak. Itu adalah sebagian cacing yang ikut keluar bersama kotoran.

Bisa juga terlihat bulatan kecil, lebih kecil daripada butiran gula pasir, berwarna putih atau putih kekuningan, yang menempel pada feces. Itulah telur cacing yang juga keluar bersama kotoran burung. Meski sering keluar bersama kotoran, telur dan cacing di dalam tubuh burung jumlahnya bisa mencapai ribuan, dan selalu berkembang biak di dalam organ pencernaan burung. Jadi, tidak mungkin habis jika tidak diobati.

Gejala klinis lain yang kerap terlihat pada burung yang cacingan antara lain selalu gelisah, bulu mekar dan nyekukruk, serta dalam beberapa kasus disertai dengan mata berair. Terkadang burung cacingan masih memiliki nafsu makan yang baik, tetapi tetap terlihat kurus karena semua nutrisi yang masuk sudah dihabisi cacing.

Terapi gerak

Kalau Anda merasa sudah memberikan makanan yang berkualitas kepada kenari di rumah, bahkan sudah memberikan obat cacing kepada burung, coba diperiksa apakah kandang yang digunakan terlalu sempit dan hanya ada satu tangkringan di dalamnya.

Jika benar demikian, maka terapi gerak bisa menjadi solusinya. Terapi gerak adalah upaya kita mengubah kondisi burung yang semula tidak aktif menjadi lebih aktif dalam bergerak, melalui perbaikan lingkungan kandang / sangkar.

Coba sekarang kandang / sangkar diganti dengan ukuran yang sedikit lebih besar. Kemudian pasang 2-3 tenggeran dalam posisi agak berjauhan. Hal ini akan merangsang keinginan burung untuk melompat dari tenggeran yang satu ke tenggeran lainnya, sehingga ia akan lebih sering bergerak.

Jarak antara wadah pakan dan wadah air minum juga dibuat saling berjauhan, misalnya pada dua sisi kandang yang berlawanan. Ketika burung selesai makan, dan ingin minum, otomatis dia harus bergerak dulu.

Tanpa disadari, burung kenari mengalami peningkatan aktivitas dalam bergerak, sehingga otot-ototnya pun mulai mengembang, nafsu makannya meningkat, dan metabolisme tubuh berangsur-angsur kembali normal.

Jadi, ada empat solusi memperbaiki burung kenari yang kurus dan sakit-sakitan, disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Silakan cermati apa yang terjadi pada kenari Anda, untuk menentukan apa yang mesti dilakukan.

Semoga bermanfaat.

klub burung

Burung Ini Belajar Berikicau Semenjak Embrio


ADELAIDE, – Proses belajar spesies hewan dan manusia biasanya dimulai sejak bayi. Akan tetapi, tak demikian dengan burung passerine jenis Malurus cyaneus. Jenis burung itu belajar menyanyi sejak masih menjadi embrio.
Malurus cyaneus belajar menyanyi dari induknya. Induk biasanya akan berkicau dengan nada tertentu di dekat telur anakannya. Selain pada anakan, induk juga akan mengajari pasangannya untuk menyanyi
Nyanyian harus dikuasai oleh anakan. Bagi anakan, nyanyian berfungsi sebagai password untuk mendapatkan makanan. Sementara itu bagi induk, nyanyian berfungsi membedakan anakan dengan burung malam yang terkadang menginvasi sarangnya.
Sonia Kleindorfer, peneliti perilaku hewan di Flinders University, Adelaide, menuturkan, ilmuwan sebelumnya telah mengetahui bahwa Malurus cyaneus bisa membedakan spesies satu dan lainnya dengan nyanyian. Namun, ilmuwan tak menduga mereka belajar sejak tahap yang sangat dini.

“Tidak pernah diketahui sebelumnya bahwa ada proses belajar sejak tahap embrio,” kata Kleindorfer yang menjadi pemimpin studi, seperti dikutip Scientific American, Kamis (8/11/2012). Hasil riset ini bisa menjadi awal untuk mempelajari adanya tahap belajar sebelum kelahiran pada hewan lain.

Kleindorfer melakukan penelitian dengan merekam suara burung. Lewat riset, ia mengetahui ada 11 elemen nada yang dinyanyikan burung saat mengerami telur. Dari 11 elemen itu, satu elemen unik pada individu burung
Menurut Kleindorfer, strategi burung memakai nyanyian sebagai password adalah strategi jitu untuk melawan burung pembajak. John Endler, pakar ekologi dan evolusi dari Deakin University, menuturkan, “Ini adalah cara melawan parasitisme yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.”

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 108 pengikut lainnya.