//
you're reading...
Kenari

Perbedaan Sanger Dengan Black Throat


Sebagian kita tentu mengenal burung blackthroat dan sanger, burung keluarga fich ini memiliki kicauan yg sangat merdu sekali menurut sy, uniknya ke 2 jenis burung ini hampir memiliki tampilan fisik yg serupa. nah…berikut ini sy share perbedaan blackthroat dan sanger yg sy ambil dari om Indraf member KM;

Ciri Perbedaan Burung Sanger dan Black Throath
Tulisan ini semata-mata hanya ingin berbagi dengan sesama rekan lain. Masukan, kritik dan saran untuk penyempurnaan materi tulisan ini tentu sangat saya harapkan.
Tujuan dari tulisan ini adalah secara general membedakan ciri fisik serta karakter suara dari kedua jenis burung ini. Saya pun dalam tahap pembelajaran, khususnya perbedaan suara dari Blacktroath dan Herda Sanger.

1. Pendahuluan
2. Ciri Fisik
3. Suara
4. Kesimpulan

1. Blackthroat dan Eldel Sanger
Bukan saja sebagai master bagi burung kenari, burung jenis Blackthroat (BT) dan Eldel Sanger yang masih sekerabat dengan burung kenari ini, mempuyai suara yang demikian indah dan merdu, dengan suara kicauan yang mengalun turun naik, jika dilukiskan tidak ubahnya seperti bunyi air terjun di alam bebas. Selain tidak terlalu sulit dalam hal pemeliharaan jenis ini relatif lebih tahan pada gangguan nyamuk dan perubahan cuaca.
Pola makannya pun kurang lebih sama atau bisa dibilang lebih ekonomis dibandingkan dengan jenis kenari. Jika kenari menggunakan hampir 50% cannary seed untuk pakannya, maka BT atau sanger lebih menyukai Jewawut (Kunyit : sunda) untuk makanan pokoknya yang menurut hitungan harga, lebih ekonomis.

Selain kelebihan tersebut diatas, ada alasan mengapa burung ini tidak se-populer burung jenis kenari lainnya. Suara kedua burung ini cenderung tidak sevariatif suara kenari yang dapat membawakan 5-6 variasi lagi pada saat berkicau. Kicauan suara burung ini mengandalkan kecepatan dan kocokan, alunan serta tempo sehingga menciptakan harmonisasi nada suara yang merdu dan indah.

Dari variasi warna, kedua jenis burung ini bukanlah termasuk pada burung yang mempunyai warna bulu yang indah. Namun ada cerita menarik tentang warna burung ini, beberapa rekan berkata bahwa memelihara BT atau sanger relatif lebih aman, karena para pencuri tidak akan menyangka, kalau burung berwarna suram ini mempunyai nilai ekonomis yang lumayan tinggi. Bentuknya sekilas bagi awam akan mirip burung gereja dan tidak banyak orang yang mengetahui jenis burung ini, kecuali memang tertarik atau sudah lama mengenal dunia kicauan.

Satu hal yang menjadi kendala untuk burung jenis ini, khususnya jenis Blacktrohat, adalah tingkat kesulitan dalam masa penjodohan, sehingga banyak peternak atau hobbies yang cenderung “menyerah” dalan usahanya menangkarkan burung ini. berbeda dengan sanger yg relatif lebih muda dikembangbiakan, anakan Blackthroat sendiri lebih mudah untuk di jual, namun terkendala dengan supply yang masih sedikit sehingga harganya menjadi cukup fantastis untuk ukuran burung bakalan.

Bagi sebagian penggemar burung lomba, selain untuk master burung kenari, kedua jenis burung ini juga dapat dijadikan master (pengisi suara tambahan). Khususnya untuk burung jenis Anis Kembang, Muray Batu dan beberapa burung lainnya. Karena speed atau kerapatan kicauan burung ini yang memang dapat diandalkan dan memperindah suara burung yang akan di ikut sertakan dalam lomba.

2. CIRI FISIK
Supaya tulisan ini lebih komplit dan meriah, kayaknya ane minta pendapatnya rekan-rekan..
dibawah ada gambar BT dan sanger, mohon pendapat rekan perbedaan ciri fisik kedua burung ini

Mari kita perhatikan foto yang sangat menarik, perhatikan bagian kepala burung blackhtroat yang berada di jeruji sangkar. Ketika foto diambil burung Blackthroat tersebut sedang mengerakkan kepalanya, perhatikan pola dan warna burung tersebut jika dibandingkan dengan pola warna burung Blackthroat pada foto di diatas lalu bandingkan dengan foto sanger dibawah, perhatikan pola warnanya.

Ukuran Tubuh :Ciri ciri fisik yang pertama dari cara membedakan kedua jenis burung ini adalah dari ukuran badannya, jika Blacktroath berukuran antara 12-15 cm, maka sanger berkisar antara 10 – 12 cm.

Ekor: Pada Bagian atas Ekor pada burung jenis Blackthroat terdapat warna kuning mencolok sedangkan pada jenis sanger warnanya putih bersih (seperti kapas atau warna putih dibagian atas ekor muray batu).

Pola warna :Burung Blackthroat berpola hitam dan nampak lebih tegas dengan pembatas warna hijau kekuningan, seperti warna stabilo pada setiap sisi luar sayapnya. Sedangkan pada pola warna sanger berwana hitam tanpa warna pembatas. Warna dasar sanger adalah abu-abu, sedangkan pada Blackthroat warna dasar cenderung putih keabu-abuan atau pada Blackthroat dari daerah tertentu berwarna kecoklatan. Warna dasar ini juga dapat menjadi alasan mengapa warna hitam pada Blackthroat tampak terlihat lebih jelas.

3. Suara: Sulit membedakan suara kedua jenis burung ini, khususnya jika kita hanya terbiasa mendengar salah satu suara burung tersebut . Namun jika kita sudah terbiasa mendengar suara keduanya secara bersamaan, maka akan terdengar perbedaan karakter irama lagu kedua jenis burung ini.

Burung Blackthroat memiliki karakter suara yang lebih jelas pada perubahan intonasi nada, atau dalam kata lain memiliki cengkok (sedotan) yang jelas dengan nada yang lebih dinamis dan Power yang lebih kuat atau bersuara lebih keras. Jika kita konotasikan dengan menggunakan tangga nada maka dapat berpola 1 1 7 2 3 7 1 1 7 2 3 7 1 1 7 2 7 ..dst. ada lonjakan perbedaan nada yang jelas.

Sedangkan pada sanger lebih mengadalkan pada kocokan atau roll yang panjang dengan dinamisasi nada yang lebih rata namun panjang dan senantiasa bervariasi namun tidak tiba-tiba berubah : 1 1 1 2 2 2 4 4 4 2 2 1 1 1 2 2 4 4 4 2 2 dst.

Kicaumania.org . Om Indraf

About these ads

About pondokenari

Salam Kicau... Kicauan burung kenari akan selalu menenangkan hati....

Diskusi

12 thoughts on “Perbedaan Sanger Dengan Black Throat

  1. harga bakalan blackthoart berapa?

    Posted by ardiono | 22 April 2014, 8:23 AM
  2. trim”s infonya om…,sekalian tanya ada yang bilang jenis bt sinegal dan boswana itu gimana om.. mohon infonya..

    Posted by ibra | 29 November 2013, 11:12 AM
  3. Salam kicau bang, minta imunya …”khusus blackthrout bahan : suara BT betina disaat ngeriwik ngerol apa cuma ngeplong aja bang, sama hitam dileher untk jantan apakah pekatnya kalau sdh dewasa aja atau msh muda jg sdh pekat, makasih banyak atas infonya tlg tambahin infonya agar saya lbh faham ……wassalam

    Posted by Joe | 23 Juni 2013, 9:47 PM
    • BT betina ada yg juga rajin ngerol namun putus-putus, pendek-pendek (menoton) dan dengan volume yg sedang tidak keras, BT bahan/muda betina ngeriwik juga. namun menoton seperti yg sy sebutkan diawal. utk corak dileher BT jantan sdh dipastikan akan lebih pekat/hitam/tebal dari yg betina. BT muda juga walau belum full hitam dilehernya namun corak-corak hitamnya sudah terlihat lebih hitam tebal.

      Posted by pondokenari | 24 Juni 2013, 1:16 AM
  4. penjodohan BT susahnya pada waktu apa bang?terus caranya penjodohan biar sukses gimana bang??infonya aku tunggu

    Posted by abil | 31 Oktober 2012, 7:22 PM
  5. Pak…gmn ngerawat BT biar cepet gacor, yg dirumah cm suara atw nada penggil aja, sdh 2 bulan blm ngeriwik jg..makasih pak,

    Sila, NTB

    Posted by Sila | 27 Juli 2012, 4:23 AM
  6. om, salam kenal, senang sekali menemui blog abang ini, sy dari medan, baru 1 tahun ini suka burung jenis fich, ternyata mantab kali pak, dirumah ada 3 kenari, 1 mozambik, 2 sanger, 1 blm jadi, dan 3 blacktroat, abis semua murai-murai medanku jual hanya utk beli burung yg disebutkan tadi, suaranya betul menghilangkan pegal-pegal dibadan bang, ramai kali, dan merdu pula, tp gini bg, aku mau tanya sekalian aku punya 2 sanger, yg satu dah bunyi jadi, nah belum aku beli lagi satu yg sdh jadi jg, jadi 2 kan ku punya, tp sekaran knp sanger yg lama mulai malas berkicau ya bang? ditunggu bg jawabannya, sukses selalu.

    Posted by AK 47 | 27 Juli 2012, 4:19 AM
    • Untuk selajutnya dipisah saja sangernya satu sama lain, tidak saling lihat, biar saling saut-sautan. sanger juga kan lebih rajin berkicau jika tidak ditemukan dengan saling berhadapan (digantung bersebelahan). -Hanya pengalaman sendiri-

      Posted by pondokenari | 30 Juli 2012, 3:57 AM
  7. Asli…top bgt om informasinya, sekalian nanya kalo om, katanya sanger yg baru belajar bunyi ga boleh disatukan dengan burung fich lain kyk kenari, mozambik, BT nanti mandeg, penjelasannya donk om….trm ksh

    Posted by Gojack | 27 Juli 2012, 4:10 AM
    • Pada hakikatnya sama seperti burung ocehan yg lainnya, jika dalam satu area ada 2 burung dalam kondisi gacor, maka masing – masing burung tersebut akan menunjukan kelebihannya dlm berkicau, dengan kondisi “tarung” dan saling lihat seperti demikian itu maka salah satunya bisa ngedroop mantalnya, karena merasa kalah, pada akhirnya tidak mau atau mulai malas berkicau dan biasanya kenari tersebut akan mengesave suara kenari yg “telah membuat dia kalah, sehingga selama kenari jagoan tersebut masih berada dalam satu area dengannnya maka kenari yg ngedroop ini pun akan stress. dari hal yg saya sampaikan diatas maka sebaiknya sangernya ditempatkan/disendirikan saja, tidak masalah kalau masih mendengar burung lain, karena jika disendirikan sanger biasanya akan lebih berani bunyi dan cepat belajar ngerol. -Hanya pengalaman sendiri-

      Posted by pondokenari | 30 Juli 2012, 3:54 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 108 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: